Bolos Saat Apel Hari Pertama Kerja, Sebelas ASN Cilegon Akan Terima Sanksi

CILEGON, BANPOS – 11 Pegawai Negeri Sipil (ASN) yang bekerja di Lingkungan Pemerintah Kota Cilegon akan segera mendapatkan sanksi dari Pemkot Cilegon. Sanksi tersebut diberikan kepada 11 ASN ini lantaran membolos saat apel hari pertama pasca libur panjang lebaran.

Adapun sanksi yang dijatuhkan Pemkot berupa pemotongan Tunjangan 15 Persen dari gaji yang diterima dan juga rekomendasi peristirahatan selama 3 hari sesuai dengan Intruksi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal ini diungkapkan Walikota Cilegon Edi Aryadi, saat ditemui awak media di kantor Walikota pada Rabu, (12/6). “Ya kita nanti panggilah, kita periksa juga, emang untuk pemotongan tunjangan mah kita potong setiap PNS yang tidak ikut apel itu,” ungkap Edi.

Namun, Edi tidak menyebutkan nama kesebelas ASN yang membolos tersebut, dia mengaku data para ASN tersebut telah dicatat oleh Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Cilegon. “Datanya sudah ada di BKPP nanti kita mintalah,” katanya.

Edi juga menegaskan sepakat dengan sanksi terhadap para ASN yang membolos pada hari pertama kerja tersebut. “Kita sangat sepakat dengan sanksi tersebut, ini juga dilakukan untuk meningkatkan kinerja mereka juga,” tukasnya.

Sementara itu, Kepala BKPP Kota Cilegon, Mahmudin menyatakan bahwa ada puluhan ASN yang tidak ikut apel dan ada juga yang tanpa keterangan. “Data ini berdasarkan absensi kehadiran dalam apel bersama. Ada puluhan ASN yang tidak ikut apel, 11 orang diantaranya tanpa keterangan,” ujar Mahmudin.

Berdasarkan data dari BKPP sebanyak 2.811 ASN dari total 2.998 ASN di lingkungan Pemkot Cilegon mengikuti apel bersama. Sementara 91 ASN tercatat tidak mengikuti apel.
“Berdasarkan absensi manual usai apel bersama tingkat kehadiran sekitar 96,9 persen ASN ikut apel,” kata Mahmudin.

Mahmudin menerangkan bahwa sebanyak 91 ASN yang tidak mengikuti apel itu terdiri dari 9 orang izin sakit, 1 orang cuti alasan penting, 3 orang cuti besar, 1 orang cuti diluar tanggungan negara, 9 orang cuti sakit, dan 57 orang cuti tahunan. “Ada 11 orang absen tanpa keterangan, ada 71 orang yang telah izin cuti. Selain itu 9 orang sakit,” paparnya.

Dia menegaskan pihaknya akan memberikan sanksi bagi 11 ASN yang bolos di hari pertama. Sanksi ini berdasarkan PP No 53 Tahun 2010 tentang disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).
“Mereka juga akan mendapatkan sanksi berupa potongan TPP (Tunjangan Perbaikan Penghasilan) hingga 15 persen,” pungkasnya.

Diketahui, Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengatakan akan memberi hukuman skors bagi para aparatur sipil negara ( ASN) yang bolos pada hari pertama kerja usai libur Lebaran 2019.
Tjahjo juga menyampaikan pihaknya bakal memberi teguran tertulis dan merumahkan para ASN yang bolos selama tiga hari. Selain itu, Tjahjo menegaskan aturan pemotongan tunjangan kinerja dari Kemenpan RB juga tetap berlaku bagi ASN yang membolos. (LUK/RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: