Naikan Harga Tarif Secara Sepihak, Satu Bus Ditahan Polres Pandeglang

PANDEGLANG,BANPOS – Jajaran Polres Pandeglang berhasil melakukan pengejaran dan penangkapan terhadap mobil angkutan orang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) yang menaikan tarif secara sepihak.

AKP Tesyar Rhofaldi Priyatno Kasatlantas Polres Pandeglang mengatakan, bahwa hal tersebut berawal dari laporan warga tentang adanya bus murni jaya yang menaikan tarif tidak sesuai dengan yang sudah ditentukan oleh pemerintah. Sehingga, pihaknya langsung melakukan pengejaran.

“Ya, itu tadi ada yang melakukan pemungutan tarif yang tidak sesuai dengan yang ditetapkan pemerintah,” kata Tesyar. Minggu (2/6).

Masih kata Tesyar, menurutnya saat ini mobil murni jaya jurusan Labuan-Kalideres itu sudah ditahan di Mako Polres Pandeglang.”Sekarang ada di Polres, kita tahan dulu, agar ada efek jera aja,” ungkapnya.

Kendati demikain, AKP Dedy Hermawan Kasat Reskrim Polres Pandeglang menghimbau, agar para pengusaha bus tidak melakukan pungutan tarif melebihi ambang batas yang sudah ditetapkan pemerintah. Apalagi, hingga menekan dengan tarif yang membuat masyarakat menjadi resah.

“Ya sedang kita periksa (Supir dan Kendekturnya), jadi dia dari tarif Rp30 ribu jadi Rp70 ribu,” tambah Kasat Reskrim Polres Pandeglang, AKP Dedy Hermawan

Untuk diketahui sesuai Peraturan Mentri Perhubungan nomor 36 Tahun 2016 tentang tarif dasar, tarif batas atas dan bawah angkutan penumpang Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) tarif bus dari Labuan-Kalideres hanya Rp30 ribu, Pandeglang-Kalideres Rp25 Ribu dan Serang – Kalideres Rp20 ribu. (SUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: