Hari Pancasila, Soedboel Santuni Yatim dan Duafa

Pengurus dan panitia melakukan kuis interaktif seputar Sudimara Barat dan Kota Tangerang bersama para peserta santunan pada acara Soedboel Berbagi, Sabtu (1/5/2019). Terlihat baik pengurus maupun panitia menggunakan pakaian adat Betawi dengan berbagai warna. (DIEBAJ//BANTEN POS).

TANGERANG, BANPOS – Dalam momentum hari lahir Pancasila, Organisasi kepemudaan di Kota Tangerang, Sudimara Bulungan (Soedboel) mengadakan kegiatan sosial di bulan Ramadan.

Hal yang unik dalam kegiatan tersebut adalah, para panitia dan pengurus Soedboel mengangkat budaya dan kearifan lokal dengan kompak menggunakan pakaian adat Betawi berbagai warna.

Ketua Umum Soedboel, Achmad Ribuana mengatakan, sebagai organisasi yang bergerak di bidang sosial kemasyarakatan, Soedboel memiliki tanggungjawab membantu masyarakat. Selain itu, hal ini juga dimaksudkan untuk melatih kepedulian sosial terhadap masyarakat.

“Dengan mengadakan Soedboel Berbagi ini, kami kembali memantapkan jiwa sosial dari para pengurus, dan juga kami ingin berkontribusi dalam mensejahterakan masyarakat,” ujarnya kepada BANPOS, Sabtu (1/6/2018).

Menurutnya, hal tersebut sangat penting untuk dilakukan oleh Soedboel. Karena, sebagai organisasi yang sudah cukup tua, yaitu 47 tahun, Soedboel memiliki tanggung jawab dalam memperhatikan kesejahteraan masyarakat.

“Soedboel berdiri sejak 1972, sehingga sudah menjadi tanggung jawab Soedboel, untuk membuat masyarakat yang kurang beruntung, merasa diperhatikan,” tutur orang yang kerap disapa bung Abu tersebut.

Mengenai pakaian adat Betawi yang serempak digunakan, ia mengatakan bahwa hal tersebut merupakan upaya Soedboel, dalam melestarikan budaya.

“Karena kami juga orang Betawi pinggiran, jadi kami tetap melestarikan budaya kami. Penggunaan pakaian adat ini juga sekaligus memperingati hari lahir Pancasila yang jatuh tepat pada hari ini,” ungkapnya.

Ketua Pelaksana, Agus Santosa, mengatakan bahwa dalam pelaksanaan kegiatan ini, terdapat 153 penerima manfaat.

“Alhamdulillah ada peningkatan dari sisi penerima manfaat. Tahun lalu, penerima manfaat dari kegiatan kami berjumlah 117 orang. Dan sekarang sebanyak 153, yang merupakan mereka yang bertempat tinggal di lingkungan Sudimara Barat,” jelasnya.

Untuk besaran nilai, Agus mengaku bahwa pada kegiatan tahun ini, pihaknya menyalurkan sebesar Rp230.000 per orang.

“Itu terdiri dari uang, bingkisan, nasi box, es buah, dan minuman untuk berbuka puasa,” katanya yang juga biasa dipanggil Entos.

Sementara itu, Lurah Sudimara Barat, Jaini Martin, mengatakan bahwa dirinya sangat menyambut baik dan mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Soedboel.

“Dengan adanya kegiatan yang dilaksanakan oleh Pemuda Soedboel ini, kita jadi bisa menumbuhkan rasa kepedulian terhadap sesama, terutama bagi warga saya di kelurahan Sudimara Barat,” ungkapnya.

Hadir dalam acara tersebut, para tokoh masyarakat yang berada di lingkungan Sudimara seperti Camat Ciledug, Lurah Sudimara Barat, Pendiri Soedboel, Babinsa, Babinmas, dan tokoh masyarakat lainnya.

Di akhir acara, para panitia dan peserta kegiatan melakukan doa bersama untuk para tokoh masyarakat yang telah meninggal, Ustad Arifin Ilham dan istri dari Presiden RI ke 6, Ani Yudhoyono. Doa dipimpin oleh Ustad Sarli.

Kegiatan rutin tahunan tersebut menyasar kepada masyarakat duafa dan yatim yang berada di sekitar kelurahan Sudimara Barat, kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. (MG-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: