Diduga Terhimpit Masalah Ekonomi, Ibu Satu Anak Nekat Minum Wipol

Ilustrasi / ISTIMEWA

CILEGON, BANPOS – Beruntung bagi JN (35) nyawanya dapat tertolong. Pasalnya, ibu satu anak tersebut ditemukan tergeletak di Makam TCI Jabalintang RT 01/04 Kelurahan Sukmajaya, Selasa (14/5).

JN yang diketahui warga Kelurahan Jombang Wetan, Kecamatan Jombang itu melakukan percobaan bunuh diri dengan menenggak cairan pembersih lantai. Saat ini, JN sudah dilarikan ke Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon.

Diduga JN nekat menenggak cairan pembersih lantai tersebut karena himpitan ekonomi keluarga.

Suami JN, Jefri Subhan (39) mengaku terkejut ketika mengetahui kabar dari saudaranya bahwa istrinya ditemukan tak sadarkan diri karena diduga melakukan percobaan bunuh diri.
Padahal sebelum kejadian, dia dan istrinya tak ada masalah apapun. “Saya kaget banget katanya istri saya pingsan minum Wipol. Padahal saya sama istri saya itu gak ada masalah apa-apa. Nggak berantem juga,” terangnya.

Dia menduga cairan pembersih lantai sebagai bahan percobaan bunuh diri sengaja dibawa JN dari rumah. “Tadi pagi itu sebelum kejadian nganter sekolah seperti biasa. Gak ada masalah, biasa saja. Kayaknya Wipolnya dibawa dari rumah. Soalnya tadi saya lihat di kamar mandi gak ada,” terangnya.

Dia menyatakan kemungkinan JN nekat melakukan percobaan bunuh diri karena himpitan ekonomi. Sebab sebelumnya JN mengeluhkan kondisi keuangan keluarga.

“Saya baru kerja di Kontrakan Damkar karena emang gak ada kerjaan. Sebelumnya emang dia ngeluh keuangan kata saya sabar dulu, nanti semoga dapat rizki. Tahunya kejadian begini,” ucapnya seraya menahan tangis.

Sementara itu, Babinkamtibmas Kelurahan Sukmajaya, Kecamatan Jombang, Brigadir Paisal Nopiardi mengatakan pihaknya langsung membawa JN ke rumah sakit setelah mendapat kabar dari warga.
“Saya sebelumnya dapat kabar dari warga katanya ada mayat di Makam TCI Jabalintang. Setelah saya datang ke lokasi saya pegang nadinya masih hidup. Langsung saya bopong ke rumah sakit. Langsung ditangani petugas rumah sakit,” paparnya. (LUK/RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: