Pelaksanaan Pemilu di Kota Serang Sukses, Tapi Banyak Catatan

Ketua KPU Kota Serang, Ade Jahran beserta jajarannya menyalami Komisioner KPU dan Bawaslu Banten usai memberikan hasil Pemilu 2019 saat Rapat Pleno Rekapitulasi Suara di Kantor KPU Banten, Minggu (12/5/2019).

SERANG,BANPOS- KPU Kota Serang telah merilis angka partisipasi masyarakat dalam Pemilu Serentak 2019 ini. Dalam rilis tersebut, diketahui angka partisipasi di Kota Serang sebanyak 399.840 pengguna hak pilih dari 487.113 pemilih terdaftar atau jika dipresentasikan mencapai angka 82.08 persen.

Jika melihat angka partisipasi pemilih yang mencapai 82 persen tersebut, maka Pemilu di Kota Serang dapat dikatakan sukses. Karena telah melampaui target partisipasi yang dicanangkan oleh KPU RI yaitu sebesar 77.5 persen.

Adapun angka partisipasi perkecamatan menempatkan Kecamatan Curug berada di posisi paling tinggi dengan persentase partisipasi sebesar 85.04 persen. Disusul Kecamatan Kasemen sebesar 83.21 persen, Kecamatan Walantaka sebesar 83.07 persen, Kecamatan Cipocok Jaya sebesar 82.55 persen, dan Kecamatan Taktakan sebesar 82.32 persen. Sementara tingkat partisipasi terkecil berada di Kecamatan Serang, yaitu sebesar 79.27persen.

Jika dibandingkan dengan Pemilu 2014, terjadi kenaikan angka partisipasi yang cukup signifikan baik pada Pilpres maupun pada Pileg.

Berdasarkan data KPU Kota Serang, angka partisipasi pada Pileg 2014 berjumlah 347.310 pengguna hak pilih dari 463.486 pemilih terdaftar atau jika dipresentasikan sebesar 75 persen.

Berbeda dengan Pileg 2014, jumlah pemilih terdaftar pada Pilpres 2014 mengalami kenaikan sebanyak 2.866 pemilih. Namun, untuk tingkat partisipasi mengalami penurunan. Tercatat, angka partisipasi pada Pilpres 2014 berjumlah 308.279 pengguna hak pilih dari 466.352 pemilih terdaftar atau jika di presentasikan sebesar 66 persen.

Pengamat Politik, Usep S. Ahyar, mengatakan bahwa tingginya angka partisipasi pada Pemilu kali ini merupakan prestasi bagi para penyelenggara Pemilu. Karena menurutnya, angka partisipasi setinggi ini merupakan hal yang sangat sulit dicapai.

“Kalau dihitung secara nasional, memang angka partisipasinya itu mencapai angka 80 persenan. Ini naik sekitar 10 persen dibandingkan dengan pemilu 2014. Sama halnya dengan di Kota Serang yang mengalami kenaikan. Dan ini menjadi sebuah prestasi sebenarnya,” ujar Usep kepada BANPOS, Sabtu (11/5).

Menurut Usep, kenaikan angka partisipasi tersebut juga merupakan dampak dari dilakukannya pemilihan serentak untuk yang pertama kalinya. Karena serentak, lanjut Usep, banyak kepentingan yang terkumpul dalam satu waktu sehingga pergerakan politik menjadi lebih dinamis.

“Tahun ini bergabung dari berbagai kepentingan politik baik dari Legislatif di setiap tingkatan, maupun Eksekutif yaitu Presiden dan Wakil Presiden. Selain itu juga memang masyarakat saat ini sudah memahami pentingnya satu suara mereka bagi Indonesia kedepannya,” tegasnya.

Kendati demikian, Usep yang juga merupakan Direktur Populi Center mengatakan bahwa KPU jangan sampai menutup mata terkait dengan adanya banyak catatan selama proses pemilihan maupun perhitungan yang hingga saat ini masih berlangsung.

“Meskipun dalam konteks partisipasi itu merupakan capaian, namun jangan sampai catatan-catatan yang ada diabaikan. Seperti bagaimana meninjau kembali sistem yang telah memakan korban hingga 500an lebih orang,” tandasnya.

Sementara itu, Divisi Teknis KPU Kota Serang, Fierly Murdlyat Mabrurri, mengatakan bahwa kerja-kerja sosialisasi yang dilakukan oleh KPU Kota Serang berjalan cukup efektif dan efisien. Sehingga, hal tersebut mempengaruhi tingkat partisipasi dari pemilih itu sendiri.

“Strategi sosialisasi yang kami lakukan seperti tatap muka dengan elemen masyarakat, talkshow di sejumlah radio, hingga menggagas kegiatan goes to school untuk menggaet pemilih pemula,” kata Fierly.

Divisi Sosdiklih dan SDM KPU Kota Serang, Fahmi Musyafa, menuturkan tingkat partisipasi itu ditopang oleh kinerja seluruh komponen penyelenggara pemilu, ditambah akselerasi dari 25 orang Relawan Demokrasi (Relasi) yang direkrut KPU Kota Serang.

“Dengan segala ketulusan hati, kami ucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah datang ke TPS dan menggunakan hak pilihnya. Apresiasi juga kami sampaikan kepada TNI dan Polri yang sangat solid dalam menjaga kondusifitas keamanan di Kota Serang selama tahapan pemilu berlangsung,” kata Fahmi. (MG-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: