Pembakaran Limbah PT IKPP Dituding Cemari Lingkungan

Ilustrasi Pembakaran Limbah. NET)

SERANG,BANPOS- Aktivitas pembakaran limbah pabrik PT. Indah Kiat membuat warga resah. Pasalnya, aktivitas tidak biasa tersebut, dilakukan selama tiga hari berturut-turut dan mencemari lingkungan sekitar.

Diungkapkan oleh pegiat sosial Serang Utara, Bayang Tirta, dirinya menerima informasi melalui media sosial bahwa adanya pembakaran limbah PT Indah Kiat meresahkan warga.

“Awalnya dikira bakar sampah biasa, tapi selama tiga hari semakin bau menyengat atas pembakaran limbah kabel tersebut,” ujar Bayang saat dihubungi BANPOS, Rabu (8/5/2019) lalu.

Kemudian, kata Bayang dirinya sebagai pegiat sosial merasa prihatin.Karena pembakaran limbah tersebut, membuat warga Bolang, Karangjetak Lebakwangi mendapatkan serangan asap yang menyengat memasuki pemukiman warga.

“Yang jelas, adanya pembakaran limbah itu membuat warga Bolang, Karangjetak resah, karena bau asapnya menyengat, menyerang pemukiman warga. Harapan saya sih, untuk segera ditutup,” ujarnya dengan nada kesal.

Di samping itu, disampaikan oleh warga melalui media sosial, bahwa kepala desa atau lurah desa tersebut tidak melakukan tindakan apapun. Sehingga warga khususnya kaum ibu-ibu geram dan terpaksa turun mendatangi lokasi pembakaran limbah yang sangat mengganggu tersebut.

Di tempat lain, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Serang, Sri Budi Prihasto mengatakan bahwa pihaknya akan mengecek langsung ke lokasi esok hari (hari ini, red).

“Saya dengan staf pengendalian besok ke lokasi ngecek,” ujarnya melalui keterangan tertulis.

Selanjutnya, pihaknya pun akan mengkoordinasikan hasil pengecekan tersebut dengan PT Indah Kiat Pulp & Paper.

“Dari hasil pengecekan, kita koordinasikan dg IKPP,” tuturnya.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Serang, Muhsinin menegaskan jika pembakaran tersebut mengganggu dan membahayakan sekitar, harus diberhentikan.

“Mestinya perusahaan harus menghentikan aktivitas pembakaran jika memang mengganggu masyarakat. Apapun bentuknya jika mengganggu masyarakat harus dihentikan,” tegasnya.

Ditambah, kata Muhsinin, bulan iniadalah bulan puasa artinya kegiatan tersebut harus dihentikan. Jangan sampai permasalahan limbah terus mengganggu efektivitas dan aktivitas warga sekitar.

“Itu harus dihentikan, nanti komisi terkait saya suruh sidak,” tegasnya. (MG-04/ENK)

 

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: