Menjelang May Day, Zaki Ajak Buruh Lawan Hoax

Ilustrasi : SPN Gelar Aksi

TANGERANG,BANPOS- Bupati Tangerang Ahmed Zaki Iskandar prihatin dengan maraknya informasi bohong atau hoax di tahun politik. Oleh karena itu, Zaki mengajak berbagai lapisan masyarakat termasuk buruh untuk memerangi hoax yang kian hari kian meresahkan. Lebih ironis lagi, kata dia, hoax tersebut  justru diberikan ke para pengguna media sosial (Medsos).

“Menjelang Pilpres dan Pemilu, buruh harus lebih mawas diri setiap kali menerima informasi. Informasinya yang diterima harus ditelisik kebenarannya, karena hoaks sedang merajalela,” jelasnya, saat menghadiri pembukaan rangkaian acara peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day bersama ratusan buruh di Balai Latihan Kerja (BLK) Salesian Don Bosco, Kecamatan Tigaraksa, Selasa (4/2).

Zaki menjelaskan, bila hoax yang beredar di masyarakat sudah sangat susah dibedakan. Maka dari itu, pihaknya menggandeng lapisan masyarakat terutama buruh untuk menyadari informasi yang beredar. “Dan tentunya juga membasmi peredaran hoax itu juga,” ujarnya.

Selain penyebaran hoax ini, lanjut Zaki, perilaku warga pengguna Medsos atau warga net (netizen) kerap memperkeruh hoax yang ada di Medsos melalui kolom komentar. Bahkan kerap ikut terjerumus dalam komentar-komentar yang negatif.

“Saya berharap buruh bisa menjadi agensi dalam masalah ini, bisa menyampaikan kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial. Bijak dan bijaksanalah dalam membuat komentar di media sosial, sehingga tidak melahirkan provokasi baru. (Perilaku nyinyir) Sangat disesalkan,” tandasnya.

Sementara itu, pembukaan peringatan Hari Buruh Sedunia atau May Day bersama ratusan buruh di BLK Salesian Don Bosco. Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Pengendalian Ketenagakerjaan, Deni Rohdiani mengatakan, ada banyak acara dalam rangka menyongsong Hari Buruh International atau May Day ini.

“Bentuk kegiatannya adalah pertandingan olahraga, sepak bola, bulu tangkis, catur dan puncaknya lomba  memancing di depan kantor Bupati Tangerang pada tanggal 1 Mei, kemudian bhakti sosial. Ada 20 lebih serikat pekerja dan buruh yang ikut menjadi peserta kegiatan tersebut,” klaimnya. (BNN/PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: