Tampung Padi Buka Posko Pengaduan

Koordinator Tampung Padi, Ferry Renaldy berfoto bersama tim.

SERANG,BANPOS- Maraknya tindakan pelanggaran kampanye yang berdampak negatif terhadap citra Paslon nomor urut 02 membuat Tim Advokasi Pendukung Prabowo Sandi (Tampung Padi) membuka posko pengaduan atas pelanggaran dan kecurangan yang merugikan paslon 02.

Selain menerima pengaduan atas pelanggaran dan kecurangan, Tampung Padi pun menerima laporan atas kriminalisasi dan tindakan yang tidak adil terhadap pendukung Prabowo-Sandi serta akan memberikan pendampingan hukum secara maksimal.

Koordinator Tampung Padi, Ferry Renaldy, mengatakan dibukanya posko pengaduan Tampung Padi ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan partisipasi aktif masyarakat terutama pendukung Prabowo-Sandi dalam mengawal pemenangan paslon nomor urut 02 tersebut.

“Kami mengajak Masyarakat yang mendukung paslon 02 untuk sama-sama mengawasi tindakan kecurangan yang melibatkan Pejabat Negara, Pejabat Daerah, Penyelenggara Pemilu, Tim Sukses, Relawan dan masyarakat yg merugikan paslon 02,” ujarnya di Kantor Tampung Padi, Sabtu (30/3/2019).

Menurutnya, beberapa hal yang harus diawasi oleh Masyarakat yaitu adanya pembagian sembako, pembagian uang, intimidasi kepada pendukung 02, serta tindakan kecurangan di TPS.

“Jika masyarakat maupun pendukung paslon 02 melihat adanya tindakan kecurangan tersebut, silahkan datang kepada kami dengan membawa bukti foto atau video serta dua orang saksi.  Nanti kami akan dampingi dalam melaporkan ke Bawaslu,” katanya.

Mengenai cara pelaporan tindakan kecurangan tersebut, Ferry mengatakan masyarakat dapat langsung mendatangi kantor Tampung Padi di jalan Tb. Suwandi, Lingkar Selatan, Ciracas, Kota Serang.

“Untuk laporan awal, bisa melalui pesan singkat, aplikasi perpesanan atau melalui media sosial lainnya. Namun tetap untuk pendalaman lebih lanjut, harus membawa bukti berupa foto dan viddo serta dua orang saksi ke kantor kami,” tuturnya.

Ferry mengatakan, Tampung Padi juga menerima laporan pengaduan terhadap tindakan kriminalisasi dan ketidakadilan kepada masyarakat yang mendukung paslon 02.

“Misalnya, karena mendukung Prabowo-Sandi, dia lalu dizolimi dengan diancam akan diberhentikan dari pekerjaannya, atau tidak diberikan gajinya. Itu pasti akan kami kawal,” ungkapnya.

Untuk lebih memperluas tingkat partisipasi masyarakat pendukung paslon 02 dalam mengawal pemilu dari kecurangan, Ferry mengatakan Tampung Padi lebih gencar dalam melakukan sosialisasi keberadaan Posko Pengaduan tersebut.

“Kami akan turun ke masyarakat untik sosialisasi rumah pengaduan Prabowo Sandi. Kami akan jemput bola ke masyarakat untuk mengawal kemenangan Prabowo Sandi di tanah jawara Banten,” ucapnya.

Untuk diketahui, hingga saat ini Tampung Padi telah melaporkan sebanyak 15 laporan ke Bawaslu baik itu Kota, Kabupaten, maupun Provinsi dengan pelanggaran seperti politik uang, kampanye di tempat pendidikan, alat peraga kampanye yang melanggar, serta tindakan yang mengarah pada ujaran kebencian. (MG-01/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: