Termotivasi Menjadi Seorang Polisi, Aminudin Siap Jauhi Narkoba

Aminudin pelajar kelas 1 MA Mathalaul Falah Lempuyang, Tanara, Kabupaten Serang, Privinsi Banten

SERANG, BANPOS – Ada pemandangan berbeda yang ditampilkan jajaran Polda Banten, saat kegiatan penyuluhan ke pelajar SLTP dan SLTA se-Provinsi Banten, dalam rangka peringatan HUT Yayasan Kemala Bhayangkari ke-39, di Aula Pendopo Gubernur Banten, kawasan KP3B , Selasa (26/3/2019).

Kegiatan bertema “Selamatkan Generasi Millenial Dari Bahaya Narkoba, Pornografi, Kekerasan dan Berita Hoax Demi Kemajuan Bangsa” tersebut, menampilkan 6 perwira Akpol lulusan terbaik Polri, guna memberikan dampak positif bagi ratusan pelajar yang hadir.

6 perwira Akpol tersebut diantaranya, Ipda Robby Nizar STR.K, Ipda Fauziatul Adfina STR.K, Bripda Irfan Fauzan, Bripda Meisha Yolanda, Bharada Egandy Bagus Permana, dan Bharada Yudi Oktavian.

Dalam sambutannya, para 6 perwira Akpol tersebut mengajak para pelajar yang hadir untuk menjauhi diri dari narkoba pornografi kekerasan dan berita hoax demi bangsa Indonesia yang lebih baik.

“Untuk menjadi generasi milenial yang berguna bagi bangsa dan negara, sebaiknya para adik-adik pelajar sepatutnya dapat menjauhkan diri dari narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax demi bangsa Indonesia yang lebih baik,” ujar Ola sapaan akrab Bripda Meisha Yolanda, saat ditemui usai kegiatan, Selasa (26/3/2019).

Ola pun berbagi pengalaman, jika dirinya saat akan mendaftar sebagai perwira terlebih dahulu mempersiapkan diri mulai jasmani dan rohani.

“Saya berpesan kepada adik-adik pelajar yang saat ini hadir maupun yang ada diluar sana yang ingin bercita-cita ingin menjadi perwira Polri, sebaiknya untuk mempersiapkan diri sedini mungkin guna bekal saat nanti mengikuti seleksi, mulai dari fisik maupun mental. Dan, yang terpenting tetap jauhi narkoba serta hal-hal yang dapat merugikan diri sendiri,” ungkap Ola.

Ola pun menegaskan, jika dirinya termasuk salah satu anggota Polda Banten yang sangat beruntung. Sebab, tanpa mengeluarkan uang sepersen pun saat mulai mendaftar menjadi Polwan.

“Sangat bersyukur, cita-cita saya penjadi seorang Polwan dapat terwujud. Dan semuanya tanpa dipungut biaya,” kata Ola.

Sementara, Aminudin pelajar kelas 1 MA Mathalaul Falah Lempuyang, Tanara, Kabupaten Serang, yang hadir dalam kegiatan mengungkapkan, jika kegiatan penyuluhan tentang cegah bahaya narkoba, pornografi, kekerasan dan berita hoax ini, sangat bermanfaat untuk dirinya dan rekan-rekan pelajar lainnya yang hadir. Sebab, dirinya menjadi tambah pengetahuan akan bahaya-nya hal-hal yang dilarang tersebut.

Selain itu, dirinya pun menjadi nambah termotivasi untuk menjadi seorang perwira Polri kelak dirinya lulus sekolah nanti.

“Kegiatan ini sangat baik. Selain menambah ilmu pengetahuan akan bahayanya narkoba, saya menjadi nambah termotivasi untuk menjadi Polisi. Terlebih melihat kakak-kakak Polisi yang tadi tampil diatas panggung. Semuanya tampak gagah berani. Saya ingin seperti itu, dan saya pun akan mempersiapkan diri sejak saat ini mulai jasmani maupun rohani, dan terutama menjauhi narkoba.” Pungkas Aminudin. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: