DPRD Usulkan Raperda Santunan Kematian

DPRD Kota Serang

SERANG, BANPOS – Sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap keluarga masyarakat Kota Serang yang miskin dan ditinggalkan oleh anggota keluarganya. DPRD Kota Serang pada tahun 2019 ini mengusulkan Raperda Santunan Kematian bagi warga miskin Kota Serang.

Usulan raperda ini juga disampaikan bersamaan dengan raperda perubahan terkait Ketenagakerjaan yang dibacakan oleh Ketua Badan Pembuatan Perda (Bapemperda) DPRD Kota Serang, Mochamad Rus’an pada saat sidang paripurna, Senin (21/1).

“Selain bentuk kepedulian kepada masyarakat miskin, rapeda ini juga diharapkan dapat berdampak terhadap ketertiban administrasi,” ujar Rus’an usai penyampaian.

Adapun yang dimaksud dengan ketertiban administrasi adalah, masyarakat diharapkan kedepannya dapat cepat membuat akta kematian bagi anggota keluarganya, sehingga diharapkan data kependudukan dapat lebih terbaharui dengan cepat.

“Selain itu juga, bagi beberapa OPD seperti Dinas Kesehatan. Mereka dapat mendata juga penyakit yang diderita oleh warga sehingga menyebabkan kematian. Dan akhirnya dapat membuat rencana penanggulangan,” jelas politisi Partai Gerindra ini.

Santunan yang akan diberikan bervariasi, bisa dalam bentuk biaya pemakaman atau uang santunan bagi keluarga korban.

“Namun ada beberapa kematian yang tidak kami beri santunan, seperti kematian karena narkoba, atau bunuh diri,” tegasnya.

Sedangkan untuk raperda ketenagakerjaan, DPRD Kota Serang merasa bahwa Perda Ketenagakerjaan yang sebelumnya ada sudah harus disesuaikan dengan regulasi di atasnya yang baru, dikarenakan ada perbedaan kewenangan, serta ada regulasi khusus yang mengatur.

“Jadi ada kewenangan pemerintah kota yang sudah berpindah ke provinsi, sehingga harus ada perubahan, selain itu juga ada aturan khusus, seperti bagi pekerja yang penyandang disabilitas,” terangnya.

Dua raperda ini merupakan bagian dari 4 raperda yang masuk program pembentukan perda. Selain dua raperda tersebut, ada raperda perparkiran dan raperda terminal C yang diusulkan oleh DPRD Kota Serang.

Ketua DPRD Kota Serang, Namin menyampaikan, raperda santunan kematian ini merupakan inisiatif dari dewan dikarenakan masih banyak warga Kota Serang yang miskin dan pada akhirnya membutuhkan bantuan dikala salah satu anggota keluarganya meninggal.

“Kita utamakan untuk masyarakat kurang mampu, namun bisa saja berkembang di pansus nanti,” terangnya.

Sedangkan untuk raperda ketenagakerjaan, Politisi Golkar ini menyampaikan bahwa selain kewenangan pemerintah kota yang berpindah, hal ini juga dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat terkait hak untuk bekerja di Kota Serang.

“Secara umum dalam rangka mengurangi pengangguran. Tapi juga ada penekanan terhadap hak-hak masyarakat yang bekerja, seperti hak jaminan kesehatan, serta hak upah yang layak,” tandasnya. (ADV)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: