370 CASN Jalani Pemberkasan, 52 Kuota CASN Menguap

BKPSDM Kabupaten Serang mengumpulkan para peserta test Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang sudah dinyatakan lulus baik SK CPNS sebanyak 370 orang, di lapangan Tenis Pemkab Serang, (7/1). Herlin Saputra//Banpos.

SERANG, BANPOS – Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Serang mengumpulkan para peserta test Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) yang sudah dinyatakan lulus baik SK CASN sebanyak 370 orang, di lapangan Tenis Pemkab Serang, Senin (7/1).

Sekda Kabupaten Serang, Tubagus Entus Mahmud Sahiri menyatakan bahwa, dikumpulkannya peserta test CASN yang sudah lolos ini untuk diberikan penjelasan terkait langkah berikutnya tentang pemberkasan mereka sebagai CASN.

“Nanti dari pemberkasan itu akan menjadi dasar untuk pembuatan SK CASN di Kabupaten Serang. dari situ mereka kami harapkan sudah mulai bekerja sebagai CASN diKabupaten Serang,” kata Entus seusai acara.

Oleh karena itu, pihaknya juga telah menyampaikan bahwa atas nama Bupati Serang mengucapkan selamat dan terima kasih kepada mereka yang sudah memilih profesi untuk menjadi ASN di Kabupaten Serang.

“Tentunya pilihan ini harus disertai komitmen bahwa seorang CASN itu punya aturan, norma dan etika yang setiap saat harus dipenuhi, baik di kantor maupun dilingkungan masyarakat. Kita berharap kedepan mereka bisa menyesuaikan dengan lingkungan kerja masing-masing, memperkuat OPD, mempertkuat kapasitas dan kualitas mereka sendiri untuk melaksanakan tupoksi masing-masing dengan baik,” ujarnya.

Sedangkan untuk pemberkasannya, lanjut Entus, akan diimulai pada tanggal 14-18 Januari 2019. “Kita beri waktu 4 hari, untuk pemberkasan dan persyaratan, dari situ ini menjadi dasar untuk pembuatan SK CASN,” jelasnya.

Diakui Entus, memang pada awal pihaknya diberi kuota 422 formasi, akan tetapi berdasarkan hasil seleksi SKD maupun SKB itu akumulasi yang memenuhi persyaratan hanya 370 orang. Sedangkan untuk sisanya tidak bisa diisi oleh orang lain, tapi akan diisi dengan ketentuan sesuai dari pemerintah pusat.

“Ini kedepan seperti apa, apakah ini nanti akan menjadi kebijakan untuk merekrut P3K atau seperti apa, kita tunggu saja. Yang jelas formasi yang diberikan 422 orang itu tidak terisi semua. Ada sekitar 52 formasi atau jabatan yang belum terisi dari hasil seleksi test CASN kemarin, meskipun jumlah pelamarnya itu luar biasa banyak 9.995 orang pelamar. Akan tetapi hasil terakhir hanya 370 orang,” paparnya.

Menurut Entus, jika peserta ini sudah diberikan waktu selama empat hari ini tidak melakukan pemberkasan, maka akan dianggap gugur. “Ini hadir semua ko dan alhamdulilah kelihatannya mereka punya semangat tinggi untuk mengabdi di Pemda Kabupaten Serang,” jelasnya.

Untuk yang paling ditekankan kepada mereka, masih kata Entus, sebagai orang baru tentunya dia harus menyesuaikan dengan lingkungan kerjanya, harus berorientasi dan jangan merasa karena lulusan S2 merasa pintar.

“Tetap harus menjalankan etika yang baik, minta arahan dari pejabat lama, minta arahan apa yang harus mereka lakukan sebagai orang baru dilingkungan pemerintahan Kabupaten Serang,” katanya.

Sedangkan untuk sisa 52 orang yang masih kosong, Entus menjelaskan ada yang dari dokter, K2 untuk guru dan kesehatan. “Guru yang masih belum terisi, mudah-mudahan dikebijakan penerimaan P3K bisa terpenuhi semua atau bahkan diberikan kuota yang lebih besar lagi, Kabupaten Serang banyak tapi dari luar juga banyak seperti Solo, Pandeglang dan lainnya,” katanya.

Sementara itu, Plt Kepala BKPSDM Kabupaten serang Asep Saefudin Mustopa mengatakan, Untuk formasi yang belum terisi itu diantaranya K2, dokter gigi, rekam medis, sikoloh dan sertifikasi profesi.

“K2 dengan kuota 105 orang namun yang lulus hanya 60 orang. Jadi 45 orang itu formasi K2 yang tidak lulus, kemudian dokter gigi formasinya daftar 5 orang, yang mengikuti test dan terisi ada 3 orang berarti 2 orang tidak lulus, kemudian untuk rekam medis ikut test 4 orang terisi 3 orang, yang satu orang tidak terpenuhi. Kemudian Sikoloh dan sertifikasi profesi 2 orang tidak ada yang daftar dua-duanya jadi tidak terisi,” katanya.

“Teknik ektro medis dengan formasi tiga, lulus hanya satu orang dan dua kosong. Jadi ada 52 orang yang tidak terpenuhi atau terserap,” sambungnya.

Terkait hal masih adanya kekosongan, pihaknya belum mengetahui terkait pengisiannya karena hal tersebut kebijakan dari pusat. “Belum ada kebijakan lain, kita tunggu aja seperti apa, kata pak Sekda tadi seperti apa, sebetulnya P3K ini bukan untuk ini, semua orang kalau memang formasinya berniat, silahkan ikut. Tapi kami belum tahu dikasih kuotanya berapa, baru rencana aja. P3K berapa dan apa jenis apanya yang akan dibuka belum tahu,” ujarnya.

Menurut Asep, mereka yang lulus ini akan aktif setelah pemberkasan, karena setelah pemberkasan akan di verifikasi oleh BKN. “Selesai verifikasi baru pemberian NIP, setelah NIP dikirim ke kita baru akan pembuatan SK CPNS nya, setelah CPNS secepatnya tapi tergantung dari BKN kapan NIP ini dikirim ke kita,” katanya.

Dalam aturannya juga, lanjut Asep, setelah sekarang CPNS ini selama enam bulan paling lama, mereka akan dilakukan diklat pra jabatan. “Nanti yang lulus pra jabatan itu akan diangkat jadi PNS, nanti kita juga akan liat di DPA kita ditahun 2019 ini bulan apa kita akan melakukan pra jabatan, mudah-mudahan bisa di triwulan pertama,” pungkasnya. (LIN/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: