Kunjungi Lokasi Terdampak Bencana Tsunami Banten, BPOM Awasi Distribusi Obat dan Makanan

Kepala BPOM Penny K. Lukito (berkerudung putih) saat menjumpai para korban terdampak tsunami di posko kemanusiaan, di kecamatan Labuan, kabupaten Pandeglang, Kamis (3/1/2019) / RULIE SATRIA

SERANG, BANPOS – Dasyatnya gelombang tsunami yang menerjang Selat Sunda, Sabtu (22/12) lalu, telah menelan ratusan korban meninggal dunia, korban luka-luka, hingga masih banyak korban yang belum ditemukan hingga saat ini.

Tak ayal, bagi korban yang masih selamat dari terjangan tsunami yang melanda. Dimana mereka sangat membutuhkan bala bantuan dari uluran tangan kalangan masyarakat, pemerintah maupun instansi terkait lainnya untuk dapat bertahan hidup dari pengungsian.

Atas dasar itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pusat dan Serang, melakukan kunjungan sekaligus memberikan bantuan kemanusiaan ke masyarakat yang menjadi korban terkena dampak tsunami di daerah pesisir pantai Provinsi Banten, tepatnya di posko Al-Ikhlas, Kampung Karabohong, Desa Labuan, Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandegalang dan posko relawan di Desa Banyu Mekar, Kecamatan Labuan.

Setiba di lokasi posko, Kepala BPOM Penny K. Lukito, yang turut hadir dalam kunjungan sekaligus pemberian bantuan kemanusiaan, langsung meninjau tenda-tenda pengungsi, serta berdialog dengan para petugas kesehatan terkait kebutuhan dan penyimpanan logistik obat dan makanan.

Dalam kunjungan ini, Kepala BPOM beserta tim memastikan obat-obatan didistribusikan, disimpan dan diberikan dalam kondisi berkualitas baik untuk pasien yang membutuhkan.

Untuk itu, BPOM juga memberikan bantuan berupa lemari pendingin untuk penyimpanan obat. Dalam kunjungan diserahkan juga bantuan untuk keperluan keseharian seperti selimut, masker, terpal, tenda, popok bayi, dan sereal yang sangat dibutuhkan masyarakat.

“Kami harap para petugas kesehatan dan para relawan tetap menjaga mutu obat dan makanan yang akan dikonsumsi para korban. Kami juga minta kepada jajaran BBPOM di Serang, untuk tetap memastikan obat dan makanan yang dikonsumsi korban tsunami aman dan bermutu,” kata Penny, Kamis (3/1/2019).

Pada kesempatan itu, Penny memberikan bantuan secara simbolis yang merupakan hasil penggalangan dari seluruh jajaran BPOM yang dipimpinnya.

“Saya berharap, bantuan ini dapat meringankan beban para korban. Serta, para korban dapat kembali beraktifitas sedia kalanya,” pungkas Penny. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: