Sebagai Media Belajar, Yayasan AHM Resmikan Safety Riding Lab di SMK Walisongo Menes

salahsatu duta keselamatan berkendara dari siswa SMK Walisongo Menes, mempraktekan pemahaman safety riding yang diberikan Satlantas Polres Pandeglang / RULIE SATRIA

PANDEGLANG, BANPOS – Guna menekan tingkat kecelakaan pada pengendara sepeda motor, Yayasan Astra Honda Motor (YAHM) melakukan kegiatan sosialisasi berkendara yang baik dan aman (Safety Riding) pada siswa SMK Walisongo Menes, Kabupaten Pandeglang, Provinsi Banten, Kamis (20/12/2018).

Tampak puluhan siswa yang ditunjuk sebagai duta keselamatan berkendara oleh YAHM, menyimak dengan cermat materi pemahaman Safety Riding yang diberikan oleh Satlantas Polres Pandeglang.

CSR Manager PT Astra Honda Motor, Yudi Yozardi, saat ditemui disela kegiatan mengatakan, bahwa kegiatan tersebut sekaligus meresmikan Safety Riding Lab yang dibangun di SMK Walisongo Menes, sebagai bentuk kolaborasi antara Yayasan AHM, Sekolah dan Mitra Sendang Kemakmuran (MSK).

“Safety Riding Lab ini merupakan wujud nyata YAHM dalam mengoptimalkan pelajar sebagai duta keselamatan berkendara. Duta keselamatan merupakan siswa-siswi yang telah dibina PT Astra Honda Motor (AHM). Adapun laboratorium ini akan dijadikan sebagai tempat edukasi Safety Riding satu-satu nya di Banten,” ujar Yudi Yozardi.

Dirinya menambahkan, bahwa Lab yang dibangun sejak Oktober 2018 tersebut merupakan Lab kedua di Indonesia, setelah sebelumnya dibangun Safety Riding Lab SMK Mitra Industri MM2100 Cikarang, Kabupaten Bekasi, Provinsi Jawa Barat, pada Februari 2018.

Ditempat yang sama, Manager Marketing Honda Banten, Budi Kristiyantoro menambahkan, jika Safety Riding Lab ini memiliki beberapa zona yang difungsikan secara komprehensif untuk memberikan kemudahan dalam menyampaikan dan menerima materi tentang road safety campaign.

Para duta keselamatan berkendara dari siswa SMK Walisongo Menes, saat pemahaman Safety Riding Lab Zona Audio-Visual dan Zona Simulasi / RULIE SATRIA

Safety Riding Lab ini dibagi dalam 3 Zona, yakni; Zona Audio-Visual, Zona Simulasi dan Zona Praktek yang difungsikan sebagai wadah edukasi Safety Riding.

“Zona Audio-Visual difungsikan sebagai media para duta dimana mereka bisa memanfaatkannya sebagai ruang pembuatan blog dan pembahasan fotografi yang sudah pernah diajarkan AHM sebelumnya di kegiatan Safety Riding Camp dalam dua tahun terakhir. Ruang ini diharapkan mampu merangsang siswa-siswi untuk menganalisa dan mendiskusikan akar penyebab masalah lalu lintas,” ujarnya.

Kemudian, lanjut Budi, Zona berikutnya adalah Zona Simulasi yang berdinding tiga dimensi layaknya di jalan raya. Area ini dilengkapi dengan media praktek berupa Honda Riding Trainer (HRT) dan perlengkapan berkendara secara aman. Buku-buku referensi dan beberapa simulasi komponen sepeda motor.

“Selain itu juga ada Zona Praktek yang spesifikasinya mengacu pada Peraturan Kapolri no 9 tahun 2012 tentang Surat Izin Mengemudi (SIM). Zona ini berfungsi sebagai area simulasi berkendara yang lengkap dengap tekstur berbagai kondisi jalan dan rambu-rambu lalu lintas,” ungkapnya.

Adapun Kepala sekolah SMK Walisongo Menes, Enci Zaekasih, mengaku senang dengan kepedulian Honda Banten dalam dunia kependidikan, terutama dalam bidang otomotif.

“Kami senang atas bantuan Honda Banten. Sebab adanya Lab Safety Riding ini menunjang wawasan dan kemampuan siswa-siswi dalam berkendara yang aman dan nyaman,” sahutnya.

Sementara Kanit Regiden Satlantas Polres Pandeglang, Iptu Tamimi Napitupulu, berharap para pelajar agar dapat memanfaatkan Lab Safety Riding ini. Sebab angka kecelakaan dan pelanggaran lalulintas di Kabupaten Pandeglang didominasi para pelajar usia 15-20 tahun.

“Kami harap para pelajar dapat mematuhi aturan lalu lintas dan menerapkan safety riiding yang baik,” pungkasnya. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: