Terima Kasih JKN-KIS, Keluarga Saya Tertolong

Nugraheni Dewandari / RULIE SATRIA

SERANG, BANPOS – Satu dari jutaan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional–Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) kembali merasakan manfaat dari program ini. Ia adalah Nugraheni Dewandari (53), warga Puri Kartika Lama, Ciledug, Tangerang, ketika sanak keluarganya Sumardiharto (58) harus dilarikan ke Rumah Sakit Sari Asih, Kota Serang, karena mengalami pendarahan hebat di bagian kepala akibat terjatuh saat bekerja dan harus menjalani operasi.

Harapan besar pun tercurahkan Nugraheni kepada Sumardiharto, untuk segera lekas sembuh serta dapat kembali beraktivitas sedia kalanya.

“Hal pertama bagi keluarga adalah, Pak Sumardiharto mendapatkan pelayanan terbaik dari rumah sakit dan segera lekas sembuh, itu harapan kami. Dan, kami sangat berterima kasih kepada BPJS Kesehatan dengan programnya JKN-KIS, karena sangat membantu sekali dalam pembiayaan dan tidak dipersulit dalam penggunaannya,” ujar Nugraheni.

Nugraheni menambahkan, adapun anggapan di luar sana mengenai sulitnya mendapatkan jaminan kesehatan dari rumah sakit karena menggunakan BPJS Kesehatan, tidak dirasakan oleh-nya.

“Dalam pengamatan saya, sejak Pak Sumardiharto mulai ditangani pihak rumah sakit dari mulai pendaftaran hingga dirawat diruang ICU, saya tidak pernah merasa dibeda-bedakan dengan pasien umum lainya. Bahkan tidak pernah ada iuran biaya tambahan sepeserpun,” kata Nugraheni.

“Adapun harapan saya kepada BPJS Kesehatan, Program JKN-KIS untuk terus berjalan. Karena adanya sistem gotong royong itulah, masyarakat dapat kemudahan pembiayaan kesehatan dirumah sakit maupun faskes kesehatan lainnya.” Pungkas Nugraheni.

Hingga 13 Desember 2018, Jumlah Kepesertaan JKN-KIS secara nasional telah mencapai 207.834.315 Jiwa.

Untuk meningkatkan kualitas pelayanan BPJS Kesehatan telah melakukan kerjasama dengan 27.247 Fasiltas Kesehatam yang terdiri dari tingkat pertama, tingkat rujukan, Optik dan Apotek PRB. (FR/MJ/RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: