Peserta Pemilu Belum Serahkan Jadwal Kampanye

SERANG, BANPOS – Komisioner Panwaslu Kabupaten Serang Bagian Pencegahan dan Hubungan Antar Lembaga, Abdurohman mengatakan bahwa, sampai saat ini banyak peserta pemilu yang belum memberikan jadwal kampanye.

“Sampai saat ini banyak yang belum memberikan jadwal, kami mengharapkan setelah ditetapkannya DCT dan jadi peserta pemilu, maka harus berkampanye,” kata Abdurohman yang kerap disapa Oman kepada Banpos, Jumat (9/11).

Maka, lanjut Oman, kampanyenya harus terjadwal dan dengan adanya jadwal kampanye ini juga berkaitan dengan melibatkan banyak orang. Hal tersebut sangat penting dibuat, karena salah satu dibuat jadwal tersebut agar pihaknya bisa mengantisipasi adanya hal-hal yang tidak diinginkan.

“Pertama jadwal kampanye harus dibuat karena melibatkan orang banyak, hal ini sangat penting karena salah satunya adalah tindakan antisipasi ketika mengumpulkan orang banyak itu dikhawatirkan ada hal-hal yang tidak diinginkan. Prinsif nya bahwa berkaitan dengan jadwal kampanye ini, ada aturan kalau kampanye diluar jadwal akan ada tindak pidananya. Jadi sekali lagi kita menghimbau supaya tertib. Termasuk juga pihak kepolisian menunggu jadwal kampanye itu, karena mereka berkaitan dengan keamanan,” jelas Oman.

Selain itu, masih kata Oman, jadwal kampanye juga, agar bisa memastikan bahwa di tiap wilayah di Kabupaten Serang tergambar. “Day to day (minggu ke minggu) bahwa pergerakannya tergambar dan bisa memastikan proses kegiatan pelaksanaan kampanye berjalan dengan baik tentunya diawasi dengan Bawaslu,” paparnya.

Sedangkan untuk batasan kampanye, kata Oman, peraturan batasan kampanye itu di H-3 pemungutan suara itu masih dibolehkan. Tapi jika sidang rapat umum, ada ketentuan harus menggunakan waktu dari pukul 09.00 WIB sampai 16.00 WIB.

“Kalau kampanye yang melibatkan peserta yang lumayan banyak tidak segera diterbitkan, khawatir nanti karena kepolisian tidak mengeluarkan ijin untuk kampanye,” ujarnya.

Maka dari itu, pihaknya menghimbau seluruh parpol agar tertib administrasi dengan cara menyusun jadwal kampanye, membuat rowndown untuk kegiatannya dan semua jenis kampanye harus seperti itu agar kemudian pihak-pihak yang mendapatkan pemberitahuan lebih baik. “Si caleg A kampanye diwilayah A misalnya, agar pelaksanaan kampanye bisa tertib,” tandasnya. (LIN/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: