Pemkab Lebak Kecolongan, Belasan Tower Smartfren Berdiri Tanpa IMB

Salah satu tower Smartfren disegel petugas

RANGKASBITUNG, BANPOS – Pemkab Lebak melalui tim terpadu terdiri dari Dinas Satpol PP, Dinas Perizinan dan Kepolisian akan menyegel sembilan lokasi pendirian menara tower Smartfren yang dibangun PT. Inti Bangun Sejahtera (IBS). Bakal ditertibkannya tower tersebut lantaran tidak mengantongi ijin.

Kepala Dinas Satpol PP Pemkab Lebak Dartim mengatakan, eksekusi dan penyegelan akan dilakukan. Sebab, pendirian menara tower Smartfren tidak memiliki Izin Mendirikan Bagunan (IMB).

Disebutkan Dartim, 14 tower yang berdiri milik PT IBS dipastikan ilegal, lima diantaranya sudah disegel. Penyegalan juga bakal dilanjutkan di sembilan tower lainnya jika perusahaan tidak segera melengkapi izin.

“Kita akan segera lakukan lagi penyegelan menara tower, hari ini saya masih ada kegiatan yang lain di Serang,” ujar Dartim kepada wartawan, Rabu (7/11/2018).

Sementara itu Kepala Bidang (Kabid) PPUD pada Dinas Satpol PP Lebak, Tati Suryati menuturkan, Dinas Satpol PP masih menunggu itikad baik dari pihak kontraktor pelaksana pembangunan menara tower dari PT. Inti Bangun Sejahtera.

Tati menuturkan, pekan kemarin pihak kontraktor PT. IBS sudah mendatangi kantor Dinas Satpol PP Lebak, menyampaikan kersediaan mengurus IMB.

“Nanti dikabari, pak. Tunggu info dari IBS dulu, dia sedang urus izin. Ya, kalau sudah beres perizinannya enggak harus turun,” tutur Tati.

Sebelumnya, tim dari Pemkab Lebak melakukan penyegelan terhadap lima lokasi menara tower Smartfren di Kecamatan Cileles. Eksekusi sekaligus penyegelan itu lantaran 14 lokasi menara tower tidak mengantongi IMB.(FAD/IMI)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: