Cuaca Ekstrim, Pemkab Diminta Anggarkan Pemangkasan Pohon

Ilustrasi pohon tumbang. IST

RANGKASBITUNG, BANPOS – Sejumlah warga Rangkasbitung meminta Pemkab Lebak agar menganggarkan untuk pemangkasan pohon secara rutin di wilayah sekitar perkotaan. Pasalnya, saat ini cuaca ekstrim sering melanda dan berpotensi merobohkan beberapa pohon besar yang usianya sudah puluhan tahun.

“Dahan pohon yang menimpa kendaraan warga saat terjadi cuaca buruk kemarin itu karena kelalaian pemerintah,” ujar Djodjo Djajamihardja kepada BANPOS, Kamis (8/11/2018).

Seharusnya kata dia, Pemkab Lebak melalui dinas terkait bisa mengantisipasi dengan melakukan pemangkasan dahan-dahan pohon yang sudah rapuh dan menjulur di atas ke badan jalan, terutama di sepanjang jalur protokol.

“Harusnya diantisipasi dengan pemangkasan rutin. Apalagi cuaca sekarang ini sulit diprediksi, kita tidak tau kapan hujan lebat dan angin kencang terjadi. Jangan tunggu ada korban baru dipangkas. Harus dianggarkan secara rutin,” tegasnya.

Senada dikatakan Yanto alias Othem warga Jalan Letnan Muharam, Rangkasbitung, ia mengaku sudah beberapa kali mengajukan permohonan pemangkasan pohon di wilayahnya. Namun kata Yanto, hingga saat ini belum mendapat respons dari dinas terkait.

“Sudah beberapa kali saya meminta ke DLH agar dahan-dahan pohon di jalan Letnan Muharam ini di pangkas karena sudah rapuh dan menjulur ke permukiman dan bahu jalan. Ini sangat membahayakan,” ujarnya.

Lanjutnya, hujan lebat dan angin kencang yang terjadi pada Selasa, (6/11) yang melanda wilayah Rangkasbitung mengakibatkan beberapa dahan pohon berukuran besar tumbang dan salah satunya menimpa mobil Wakil Ketua DPC PDIP Perjuangan Lebak, Hasan Ghaos yang sedang melaju. Akibat kejadian itu, Hasan Ghaos mengalami luka di bagian kepala dan mobil ringsek pada bagian atas.

“Untuk itu, kami meminta agar pemerintah melalui dinas terkait agar segera memangkas pohon-pohon besar yang berpotensi roboh,” katanya.(FAD)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: