Yusril Jadi Pengacara Jokowi Ma’ruf, Ini Kata PBB Kota Serang

SERANG, BANPOS – Pendukung Partai Bulan Bintang (PBB) terbelah menjadi dua setelah Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra menyatakan bersedia memberikan bantuan hukum bagi pasangan capres dan cawapres Joko Widodo dan Ma’ruf Amin. Ada kubu yang setuju dengan langkah itu namun ada juga yang tidak.

Ketua DPC PBB Kota Serang Khaeruzzaman Aeng mengungkapkan bahwa pendukung PBB di Banten bahkan nasional terbelah menjadi kubu yang mendukung dan yang menolak keputusan Yusril. Pasalnya keputusan itu oleh sebagian pendukung dimaknai sebagai merapatnya PBB ke kubu petahana. Padahal, belum tentu PBB akan mendukung pasangan Jokowi dan Amin.

“Keputusan memberikan bantuan hukum itu hanya keputusan pribadi beliau terkait profesionalisme beliau sebagai pengacara,” kata Aeng, Selasa (6/11/2018).

Sementara mengenai dukungan PBB dalam pilpres apakah akan mendukung pasangan Jokowi dan Ma’ruf Amin atau Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno hal itu baru akan dilakukan pada rapat koordinasi nasional yang direncanakan akan digelar akhir November ini atau awal Desember mendatang

Ia mengungkapkan bahwa ada tiga opsi yang akan di pilih oleh PBB untuk Pemilu Serentak 2019. Pertama, mendukung pasangan calon Jokowi dan Amin. Kedua, mendukung pasangan Prabowo dan Sandiaga. Ketiga, tetap menjadi partai yang berada di tengah-tengah.

“Tugas pengurus parpol dan caleg melakukan pendidikan politik kepada pendukung PBB tentang peristiwa ini,” katanya.

Aeng mengungkapkan bahwa sebetulnya mendukung salah satu pasangan calon pun tidak akan dapatkan keuntungan signifikan bagi PBB dalam meraih kursi di parlemen. Pasalnya, ketika ingin mendapatkan 4 persen kursi di parlemen sebagai ambang batas parlemen (parliamentary threshold) PBB tetap harus berjuang mendapatkan itu. Sementara ketika mendukung salah satu pasangan capres dan cawapres sebetulnya yang akan mendapatkan keuntungan hanya partai Gerindra atau PDI Perjuangan.

“Karena perjuangan sesungguhnya bagi partai politik adalah pertarungan pileg,” katanya.

Aeng mengungkapkan bahwa saat ini jumlah caleg di semua tingkatan di Banten mencapai 349 caleg. Adapun rinciannya adlaah 19 orang merupakan caleg DPR RI dapil Banten, 46 caleg Provinsi Banten, dan sisanya caleg di kabupaten/ kota di Banten. Mereka inilah yang diharuskan melakukan pendidikan politik kepada masyarakat, khususnya pendukung PBB, agar menjelaskan langkah yang diambil Yusril itu.(PBN/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: