Mulai Tanggal Ini, Peningkatan Hujan Diprediksi Terjadi di Banten

IST

SERANG, BANPOS – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pusat meminta masyarakat untuk mewaspadai adanya peningkatan hujan di sebagian wilayah Indonesia, termasuk Banten. Peningkatan hujan diprediksi akan berlangsung sampai dengan 9 November mendatang.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kelas I Serang Tarjono mengatakan bahwa sesuai dengan keterangan yang disampaikan Deputi Bidang Meteorologi BMKG Pusat Mulyono R. Prabowo, dengan melemahnya aktivitas aliran massa udara kering dari Australia serta terbentuknya area pertemuan angin di wilayah Jawa dan masih adanya pola sirkulasi siklonik di sekitar wilayah Perairan Barat Sumatera, Kalimantan dan Perairan Kepulauan Natuna membuat curah hujan di wilayah Sumatera dan Kalimantan hingga saat ini masih tinggi intensitasnya, sebagai catatan hujan yang memiliki kisaran lebih dari 20 milimeter per hari masih berada di wilayah Sumatera, Kalimantan serta Papua.

Karena itu, sampai dengan 9 November mendatang konsentrasi curah hujan meluas ke wilayah Jawa disebabkan adanya perlambatan dan area pertemuan angin yang memanjang dari Jawa bagian timur hingga barat sehingga meningkatkan kelembapan udara diwilayah Jawa. Kondisi ini dapat menyebabkan terjadinya potensi hujan lebat yang dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang di sekitar wilayah Indonesia dalam periode beberapa hari ke depan.

“Beberapa daerah yang akan mengalami musim ini antara lain adalah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Lampung, Jawa Timur, dan Papua,” kata Tarjono, Selasa (6/11/2018).

Masih mengutip pernyataan Prabowo, Tarjono mengatakan bahwa dalam kondisi ini, potensi gelombang tinggi mencapai 2.5 hingga 4.0 meter yang diperkirakan akan terjadi di Perairan Enggano-Bengkulu, Perairan Barat Lampung, Samudera Hindia Barat Lampung, Selat Sunda bagian selatan, Perairan Selatan Jawa hingga Lombok, Selat Bali dan Selat Lombok bagian selatan, Samudera Hindia Selatan Jawa hingga Lombok.

“Prakiraan gelombang di Sulat Sunda Utara mencapai 0.25-1,0 meter. Adapun tinggi gelombang di Selat Sunda Selatan mencapai 1,5-3,0 meter. Sementara potensi gelombang tinggi setinggi 2,5-4,0 meter akan terjadi di wilayah Selat Sunda Bagian Selatan,” ujarnya.

Karena itu BMKG mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan, angin kencang, pohon tumbang, dan jalan licin.

BMKG Kelas I Serang sendiri memperkirakan cuaca hari ini secara umum akan cerah berawan sampai hujan lebat disertai petir. Hujan lokal dan berawan akan terjadi di wilayah-wilayah di Banten pada pagi hari.

Sementara pada siang sampai sore hari cuaca diperkirakan ada yang cerah berawan, berawan, dan hujan disertai petir. Adapun pada malam hari cuaca akan cerah berawan dan hujan ringan.

“Pada Kamis dini hari cuaca akan ada yang berawan, hujan ringan, dan hujan lebat,” tandasnya.(PBN/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: