Ingin Ganti Ketua, HIPMI Banten Desak Musdalub

Enam perwakilan BPC HIPMI di Banten usai menemui BPP HIPMI.

SERANG, BANPOS – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) se-Banten sepakat mempercepat Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub), untuk mengganti Ketum HIPMI Banten A. Dedi Muhdi.

Rencana tersebut sudah disepakati BPC kabupaten/kota. Bahkan sudah dimatangkan melalui Forum Ketum BPC HIPMI se Banten di Hotel Twin Plaza Jakarta, Senin (5/11).

Diantara BPC kabupaten/kota yang mendukung adanya Musdalub yakni Kota Cilegon, Kota Serang, Pandeglang, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang dan Tangerang Selatan.

Ketua Umum HIPMI Kota Tangerang Selatan, Richan N. Mudzakar menjelaskan, sesuai mekanisme organisasi Pasal 16 ART, Musdalub dapat dilaksanakan apabila 2/3 BPC menyetujui.

Kata Richan, kini 6 (enam) BPC menyetujui adanya Musdalub. “Semua setuju dan bahkan secara tegas meminta kepada DM panggilan akrab Dedi Muhdi untuk berhenti,” ujar Pengusaha Muda Pemilik Biro Umroh Arminareka Perdana itu.

Hal yang sama disampaikan Ketum HIPMI Kota Tangerang, Lana Maulana. Ia menilai HIPMI Banten sudah tidak sehat. Ia pun menyimpulkan terjadi pelanggaran Pedoman Organisasi HIPMI.

Pria yang juga berprofesi sebagai advokat itu menyebutkan pasal-pasal pelanggaran yang telah dilakukan Ketum HIPMI Banten A. Dedi Muhdi.

“Diantaranya dalam ART HIPMI Pasal 6 ayat 3, Pasal 11 ayat 1, Pasal 23, PO Nomor 17/PO/HIPMI/IX/2017 Pasal 4 ayat 2 point a dan b, PO HIPMI Nomor 09/PO/HIPMI/IX/2017 Pasal 8 ayat 3, PO HIPMI Nomor 10/PO/HIPMI/IX/2017 Pasal 14 ayat a, b dan c,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Dewan Pembina HIPMI Banten Ir. H. Ade Siswanto, mengaku tidak menolak gerakan moral yang dilakukan oleh BPC HIPMI Se Banten yang mendesak adanya Musdalub.

Senada dikatakan anggota Dewan Pembina Hipmi Banten lainnya Iwan Kurniawan. Ia berharap, anggota dan pengurus BPC dan BPD Se Banten dapat lebih guyub lagi. “Saya siap dan mendukung penuh demi HIPMI Banten,” ujarnya. (IMI/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: