Gagalkan Upaya Bunuh Diri, Dirlantas Polda Banten Apresiasi Aksi Heroik Anggotanya

Dirlantas Polda Banten, Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo saat bersama Briptu Lubis Laksana / DZIKI OKTOMAULIYADI

SERANG, BANPOS – Direktur Lalu-lintas (Dirlantas) Polda Banten Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo mengapresiasi tindakan heroik anggotanya Briptu Lubis Laksana yang berhasil menggagalkan upaya bunuh diri di Jembatan Penyebrangan Orang (JPO) Ciceri, Kota Serang, Banten, pada Jumat 02 November 2018.

Menurutnya, tindakan spontanitas yang dilakukan Briptu Lubis adalah hal yang luar biasa dan menunjukan jiwa seorang Polri yang perduli akan kondisi di sekitar dan cekatan dalam mencegah segala gangguan Kamtibmas terutama yang membahayakan bagi jiwa seseorang.

“Tindakan yang patut diapresiasi dan di contoh, walaupun sudah tertanam sifat seperti itu di seluruh anggota Polri namun Briptu Lubis dapat menunjukan dan mengaplikasikan jiwa seorang Polri,”kata Dirlantas Polda Banten Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo usai apel pagi.

Selain itu dirinya juga akan memberikan reward kepada Briptu Lubis sebagai salah satu anggotanya yang telah dengan sigap menyelamatkan nyawa seseorang.

“Kita suda laporkan peristiwa tersebut kepada pimpinan (Kapolda Banten) dan akan mengajukan untuk pemberian reward kepada Briptu Lubis,”ungkap Kombes Pol Tri Julianto Djatiutomo.

Di tempat yang sama, Briptu Lubis Laksana mengatakn bahwa apa yang dilakukan adalah hal spontanitas dimana dirinya terdorong untuk menyelamatkan nyawa seseorang. Ia jug mengaku tidak mengetahui jika apa yang dilakukan direkam oleh warga yang melintas dan menjadi viral di media sosial.

“Spontanitas aja mas, saya lagi lewat habis makan siang, lihat macet panjag sekali saya lihat sekitar ada yang mau melonct dari JPO, saya langsung turun tinggalkan mobil dan bergegas menghampiri dan menarik wanita tersebut,”jelas Briptu Lubis.

Dari keterangnnya wanita tersebut berusia sekitar lima belas tahun dan bertempat tinggal di wilayah Lontar Kota Serang, wanit tersebut diduga mengalami depresi berat akibt masalah pribadinya sehingga berusah untuk mengakhiri hidupnya.

“Katanya warga Lontar, di antar pulang oleh Anggota Patroli dari Polres Serang Kota, Sepertiny ada masalah sama cowoknya entah putus atau apa. Sebab setelah saya evakuasi ke bawah terus nyebut nama Oni,”pungkasnya. (ZIK/RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: