Benarkah Brigjend KH Syam’un Pahlawan Nasional? Ini Kata Kepala Dinsos Banten

Brigjend KH Syam’un.

SERANG, BANPOS – Keturunan Brigjend KH. Syam’un mengkonfirmasi keputusan Presiden RI yang menetapkan tokoh pejuang kemerdekaan asal Banten itu menjadi pahlawan nasional. Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Banten mengaku telah diminta untuk melengkapi berbagai persyaratan untuk kebutuhan penetapan itu.

Kepala Dinas Sosial Banten, Nurhana didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial, Sirojuddin dan Kasi Kepahlawanan, Kepertintisan, Kejuangan, Kesetiakawanan, dan Restorasi Sosial, Fajar mengungkapkan, sejak awal dinominasikannya KH. Syam’un sebagai calon Pahlawan Nasional, Dinsos Banten memang diminta melengkapi berbagai persyaratan.

Meski demikian, Nurhana belum mau memastikan apakah benar KH. Syam’un terpilih menjadi salah satu Pahlawan Nasional yang ditetapkan tahun ini. Menurutnya, kepastian penetapan gelar Pahlawan Nasional akan dibacakan Presiden RI pada 8 November 2018.

“Biasanya dibacakan pada peringatan Hari Pahlawan, setiap 10 November. Tapi tahun ini ketetapan Pahlawan Nasional akan dibacakan pada 8 November,” kata Nurhana.

Nurhana tidak mau memastikan gelar pahlawan nasional untuk Brigjen KH Syam’un karena tidak mau mendahului pemerintah pusat. Karena itu, ia berharap semua pihak untuk bersabar menunggu pengumuman resmi yang akan disampaikan Presiden RI.

“Mudah-mudahan apa yang kita perjuangkan selama ini, untuk gelar pahlawan nasional, kepala tokoh pejuang kemerdekaan Almarhum Brigjen KH Syam’un dapat terwujud. Tanggal 8 November nanti akan disampaikan langsung oleh pemerintah pusat,” katanya.

Dijelaskan Nurhana, proses usulan Brigjen KH Syam’un sudah disampaikan oleh Pemprov Banten berdasarkan usulan dari Kabupaten Serang sejak tahun 2015 lalu.

“Prosesnya memang panjang. Kita sampai ke Boven Digul, Papua. Disana ada daerah rawa, yang pernah dijadikan tempat pengasingan beliau (Brigjen KH Syam’un) oleh Belanda,” ujarnya.

Dikatakan Nurhana, jika pada 8 November mendatang, pemerintah pusat resmi mengumumkan Brigjen KH Syam’un sebagai pahlawan nasional, pihaknya akan terus mengupayakan agar tokoh pejuang kemerdekaan lainnya seperti KH Tb Chotib dan KH Wasyid mendapatkan gelar yang sama.

“Data dikami, jika pada 8 November mendatang, Brigjen KH Syam’un dimumkan menjadi pahlawan nasional, berarti ada tiga tokoh kemerdekaan asal Banten yang mendapatkan gelar. Sebelumnya ada Sultan Ageng Tirtayasa dan Bapak Sjafruddin Prawiranegara,” ungkapnya.(RUS)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: