Anggaran Pilkada Kota Cilegon 2020 Diusulkan Rp 51 Miliar

CILEGON, BANPOS – Pelaksana tugas (Plt) Walikota Cilegon mengaku telah menerima usulan anggaran untuk Pilkada Kota Cilegon 2020. Anggaran yang diusulkan sebesar Rp 51 miliar, yang terdiri dari Rp 38 miliar untuk KPU Kota Cilegon, dan Rp 13 miliar untuk Bawaslu.

“Itu baru usulan dari KPU Rp 38 miliar, Bawaslu minta Rp 13 miliar. Pengajuan itu belum diverifikasi oleh DPD terkait, untuk selanjutnya Pemerintah Kota Cilegon akan melakukan estimasi yang akurat terkait kebutuhan biaya yang riil dan berkoordinasi dengan pihak KPU,” ujarnya Plt Walikota Cilegon Edi Ariadi, dalam rapat Paripurna Tanggapan/Jawaban Raperda Dana Cadangan Pilkada Kota Cilegon tahun 2020, di ruang rapat Paripurna DPRD Kota Cilegon, Senin (5/11/2018).

Hal yang menjadi tolak ukur estimasi biaya Pilkada tersebut, diantaranya adalah dengan mempertimbangkan kenaikan honor, kenaikan harga barang-barang logistik, alat-alat kampanye, biaya sosialisasi, dan pembuatan kotak dan bilik suara, yang pada Pilkada sebelumnya komponen tersebut tidak ada.

“Penganggaran dana cadangan ini, secara eksplisit berpatok pada Pasal 112 PP Nomor 58 tahun 2005 tentang pengelolaan keuangan daerah dan pasal 63 Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan keuangan daerah, menyatakan bahwa Pemerintah Daerah dapat membentuk dana cadangan,” katanya.

Diketahui pembiayaan Pilkada tahun 2020 ini dianggarkan melalui dana cadangan tahun anggaran 2019, secara bertahap agar tidak memberatkan penyiapan anggaran pilkada pada tahun anggaran 2020.

“Sebagaimana kita ketahui bersama, pembentukan dana cadangan adalah untuk mendanai program atau kegiatan yang akan direncanakan dan memerlukan anggaran yang tidak dapat dibebankan dalam satu tahun anggaran,” jelasnya.(LUK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: