Realisasi Belanja Modal Pemprov Rendah, Ini Kata Wagub Banten

Wakil Gubernur Provinsi Banten, Andika Hazrumy / IST

SERANG, BANPOS – Serapan belanja modal pemprov hingga triwulan III tahun anggaran 2018 hanya mencapai 17,48 persen. Dari total anggaran Rp 2,18 triliun, baru terserap Rp 382 miliar.

Informasi dihimpun, rincian realisasi serapan belanja modal tersebut terdiri atas kartu inventarisasi barang (KIB) A (berupa tanah) dari anggaran Rp 523.182.155.000 terserap Rp 31.530.155.806. KIB B (peralatan dan mesin) dari Rp 353.350.182.475 terserap Rp 66.846.225.404. KIB C (gedung dan bangunan) Rp 456.413.810.798 terserap Rp 79.395.296.118.

Kemudian KIB D (jalan, irigasi dan jaringan) dari anggaran Rp 790.125.030.514 teralisasi Rp 149.682.709.667. KIB E (aset tetap lainnya) dari Rp 65.424.741.277 terealisasi Rp 55.086.584.970. Sementara untuk aset lainnya belum ada yang terserap dari total anggaran Rp 152.500.000.

Realisasi 40 OPD beragam, mulai dari yang nol hingga tertinggi mencapai 94,14 persen. Jika ditotalkan, realisasi serapan anggaran belanja modal hingga triwulan III mencapai 17,48 persen.

Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy usai acara deklarasi dukungan keluara besar almarhum Tb Chasan Sochib di GOR Remaja Ciceri, Kota Serang, Sabtu (3/11) mengatakan, persoalan serapan anggaran telah dibicarakan dalam rapat gabungan. Bahasan itu selanjutnya akan didalami pada rapat pimpinan yang akan digelar pekan ini.

“Jangan sampai nanti Silpa (sisa lebih penggunaan anggaran) kita besar. Berarti kinerja dari pemprov itu bisa dikatakan ya kurang maksimal dalam konteks ini,” katanya.

Ia menjelaskan, ada sejumlah kendala yang dihadapi sehingga serapan anggaran belum optimal. Salah satunya adalah adanya kekosongan jabatan di beberapa OPD.

“Ada kendala teknis ada memang tadi di jabatan OPD-nya masih ada yang kosong. Jadi memang butuh pembenahan dengan waktu yang agak panjang untuk membenahi semua itu,” katanya.

Andika optimistis, pada akhirnya pemprov bisa memberikan hasil yang maksimal pada kinerjanya.

“Waktu sebulan ini kami meminta kepada seluruh OPD mana yang bisa terserap dengan maksimal, serta hasil yang baik dan optimal tentunya,” ungkapnya.(RUS)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: