Ini Hal Tak Biasa yang Dilakukan Salah Satu Korban Lion Air JT 610 Sebelum Berangkat ke Pangka Pinang

SERANG, BANPOS – Seorang warga Kabupaten Serang, Sahabuddin, menjadi korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610. Meski tak memiliki firasat apapun sebelum jatuhnya pesawat, istri korban mengaku ada hal aneh yang dilakukan suaminya sebelum berangkat ke Pangkal Pinang, kota yang menjadi tujuan penerbangan Lion Air JT 610 yang jatuh.

Istri korban, Ismayanti mengaku, ada yang tak biasa sebelum suaminya yang bekerja di Balai Karantina Pangkal Pinang. Sebelum berangkat, tak seperti biasanya Sahabudin melakukan aksi bersih-bersih rumah.

“Tidak ada yang aneh, tapi biasanya tidak biasa bersih-bersih, saat hendak berangkat semua ruangan dibersihkan termasuk semua kamar anak dibersihkan,” kata Ismayanti, Rabu (31/10/2018).

Beberapa bulan sebelum peristiwa jatuhnya pesawat Lion Air JT 610, sambung Ismayanti, Sahabudin sempat menitipkan pesan kepada anak pertamanya, Angga. Kepada anak yang kini duduk di kelas XII SMA itu, Sahabudin mengatakan akan mendukung semua urusannya.

“Semua urusan kamu ayah akan dukung,” kata Ismayanti menirukan pesan Sahabudin kepada anaknya.

Saat ini, sambung Ismayanti, dirinya bersama keluarga masih menunggu kabar dari kepolisian terkait jasad suaminya yang belum ditemukan. Namun, untuk kelengkapan seperti DNA dan yang lainnya untuk keperluan penyidikan sudah dilengkapi.

“Tinggal nunggu ditelpon dari polisi disana, terkait kebutuhan lainnya sudah dipenuhi, hari ini juga akan kesana lagi, (Bandara Soetta, red),” katanya.(LIN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: