Bermalam di Jalan, Aksi Honorer K2 Berlanjut

Ilustrasi honorer berdemo.

JAKARTA, BANPOS – Setelah aksi honorer K2 (kategori dua) Selasa (30/10/2018) kemarin tak digubris pemerintah, Rabu ini para honorer menggelar aksi yang sama di depan Sitana Negara. Meski malamnya tidur di jalan tanpa kasur dan bantal, mereka tetap semangat menggelorakan perubahan nasib dan fokus berjuang.

Banyak di antaranya tidak bisa tidur karena gigitan nyamuk. Sebagian besar sedih dan pilih berdoa agar ada keajaiban dalam aksi lanjutan.

Meski massa yang ikut demo hari kedua berkurang separuh lebih. Meski massanya tidak sebanyak aksi 30 Oktober, tapi gemuruhnya tetap terasa. Semua perwakilan 33 provinsi tetap ada. Mereka secara bergantian orasi di atas mobil komando.

“Kami di sini tidak mau beranjak sebelum ada pihak Istana yang menerima kami,” ujar Nurbaiti, korlap aksi nasional Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) di depan Istana Negara, Rabu (31/10/2018).

Nurbaiti pun terus membakar semangat honorer K2 untuk tidak lelah berjuang. Status PNS tidak akan diraih bila hanya berdiam diri menunggu nasib.

“Semua harus diperjuangkan. FHK2I harus solid, jangan takut melawan kezaliman pemerintah,” ujarnya dengan nada bergetar.

Nurbaiti menegaskan, honorer K2 tidak mau lagi diberi harapan palsu. Cukup bertahun-tahun menunggu. Sabar dan terus bekerja sudah dilakukan.

“Pak presiden lihatlah kami. Andai presiden tahu, banyak ibu guru tidur di jalan. Di mana rasa kemanusiaan pemerintah. Kami ini rakyatmu pak, bukan musuhmu,” serunya.

Ketum Forum Honorer K2 Indonesia (FHK2I) Titi Purwaningsih berharap Presiden Jokowi hari ini mau menerima mereka. Ini agar presiden mendapatkan informasi sebenarnya tentang keberadaan honorer K2.

“Mohon doa semuanya semoga bapak presiden mau menerima kami,” ucapnya.(ESY/JPNN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: