Antisipasi Bencana di Musim Hujan, BPBD Kabupaten Serang Siaga 24 Jam

SERANG, BANPOS – Memasuki musim penghujan, BPBD Kabupaten Serang mengantisipasi berbagai potensi bencana yang bisa melanda wilayahnya. Pusat penanganan bencana pun disiagakan 24 jam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Serang, Nana Sukmana Kusuma mengatakan, instansinya sudah mengantisipasi dan siap untuk melakukan penanaganan bila terjadi bencana. Berbagai persiapan penanganan bencana juga dilakukan agar semua potensi yang dimiliki BPBD siap dikerahkan ketika terjadi bencana.

“Kita sudah persiapkan sesuatu dari awal. Personal sudah siap, kegiatan sudah, Pusdalop dengan personalnya ada, bahan bakar pemadam kebakaran sudah ada, apalagi yang lainnya. Jadi BPBD sudah menyiapkan anggarannya sejak awal,” ucap Nana kepada BANPOS, Selasa (30/10/2018).

Selain itu, lanjut Nana, memasuki musim penghujan nanti, untuk SDM sudah dipersiapkan dan juga telah melakukan pelatihan kemampuan peningkatan untuk anggota terus maju bergerak.

“Komunikasi informasi diperluas, data informasi diperbanyak, sistem pengendali informasi dikoordinasikan itu kan persiapan,” katanya

Sedangkan untuk anggaran, BPBD Kabupaten Serang sudah ada anggarannya, itu pun sudah dicairkan pada anggaran awal tahun 2018.

“Pemerintah Kabupaten Serang melalui BPBD itu sudah mempersiapkan diri dengan segala sesuatunya, kita akan berupaya semaksimal mungkin untuk mengantisipasi dari mulai pencegahan, kedaruratan dan rehabilitasi rekontruksi sesuai tugas pokok dan fungsi BPBD yang ada kita lakukan secara maksimal, melakukan koordinasi, memperbanyak relawan, melakukan peningkatan SDM dan meningkatkan kemampuan, antisipasi cepat bencana kita lakukan,” tambahnya.

Ditempat yang sama, petugas operator Pusdalop Kabupaten Serang Sahadat menambahkan, daerah yang sering terjadi banjir saat musim hujan adalah daerah Padarincang dan ada beberapa daerah di Kabupaten Serang. Menurutnya, bencana ini tidak bisa diprediksi karena meski daerah yang rawan banjir, pada musim hujan terjadi banjir.

“BPBD sudah mempersiapkan peralatan, pesonil dan SDM untuk mengatasi bencana banjir, longsor atau pun angin kencang. Sedangkan untuk saat ini seperti banjir tidak bisa diprediksi, bisa jadi daerah yang tidak biasa seperti Warga Giri, hujan turun tiba-tiba lalu banjir, tergantung insensitas hujan. Namun daerah khusus biasa banjir ada di Sungai Citasuk Padarincang,” katanya.

Sedangkan untuk wilayah rawan longsor, kata Sahadat, ada di wilayah Mancak, Padarincang dan Cinangka. “Daerah ini juga sering longsor,” tandasnya.(LIN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: