Seorang Warga Serang jadi Korban Lion Air JT-610

Rumah Sahabudin yang terletak di Perumahan Griya Cilegon, Blok C3 Nomor 13 RT/RW 003/003, Kelurahan Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang.

SERANG, BANPOS – Sahabudin, Warga Perumahan Griya Cilegon, Blok C3 Nomor 13 RT/RW 003/003, Kelurahan Harjatani, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang ikut menjadi korban pesawat Lion Air JT 610 yang jatuh di perairan Karawang, Jawa Barat.

Diketahui, Sahabudin adalah Pegawai Sipil Negara (PNS) yang bekerja di Pangkalpinang. Setiap akhir pekan ia pulang ke rumahnya di Perumahan Griya Cilegon, Blok C3 Nomor 13 RT/RW 003/003 Kelurahan Harjatani. Senin (29/10/2018), Sahabudin hendak berangkat kerja menaiki Lion Air JT 610 berada dalam daftar manivest urutan ke-133.

“Kami dapat kabar dari berita di tv (televisi, red), sekitar pukul 10.00 WIB, bahwa ada warga kami di manivest di Lion Air,” kata Sudarmanto, tetangga korban yang rumahnya berdampingan dengan korban, saat ditemui di rumah duka, Senin (29/10/2018).

Lanjut Sudarmanto, Ismayanti sang istri, beserta tiga anaknya, Angga (19), Bintang (11) dan Icha (7) tahun, sudah berangkat ke rumah mertuanya di Kecamatan Cikande, Kabupaten Serang, Banten.
“Sekarang (keluarga) kumpul di Cikande. Hari libur biasanya dia pulang, kemudian hari kerja mau berangkat kerja, mau balik lagi kerja (ke Pangkal Pinang),” terangnya.
Selain Sudarmanto, tetangga korban yang lainnya, Anis mengatakan bahwa, semasa hidup korban sehari-hari dikenal masyarakat sekitar baik dan ramah serta sering ikut kerja bakti sewaktu ada di rumah.

“Korban dua minggu pulang paling lama sebulan. Orangnya aktif baik ramah, sering ikut bakti sosial, korban tinggal disini sudah 18 tahunan,” jelas Anis.

Pada minggu malam, Anis mengaku sempat berbincang pendek dengan korban, dan sempat menanyakan keadaan kerjaan korban selama di Pangkal Pinang sebagai PNS di Balai Karantina dan Kesehatan Bangka.

“Tujuan berangkat pagi, Kerjanya di Pangkal Pinang. Sebelumnya kerja di kesehatan KKP Merak. Sudah lima tahun di pangkal pinang. Semalam ketemu, ya sehat-sehat aja (kata korban di ucap ulang Anis) ya kabarnya gimana gtu aja. Korban sudah punya anak tiga, istrinya Rismayanti,” ceritanya.

Sedangkan Ketua RW 003 Perumahan Griya Cilegon, Budi Utomo mengaku, dirinya mendapat kabar korban meninggal dari temannya yang kerja di ASDP Merak.

Saat ini, istri korban langsung pergi ke Cikande dan hendak menyusul ke Bandara Soetta untuk menunggu korban.

Sedangkan untuk pemakaman dirinya tidak mengetahui pasti karena korban juga memiliki keluarga di Cikande. “Kita belum tahu mau dibawah kemana jasad korban, mau ke Cikande atau ke sini, saya tidak tahu soalnya saya juga lagi nunggu informasi, tapi kami bersama warga sudah bersiap-siap,” tandasnya.(LIN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: