Ingat Nih! Jangan Percaya Calo CPNS

Komarudin.

SERANG, BANPOS – Masyarakat diimbau agar tidak percaya terhadap iming-iming bisa lolos sebagai calon aparatur sipil negara (CASN) oleh pihak-pihak yang tak bertanggung jawab.

Kepala BKD Banten Komarudin Jumat pekan lalu mengatakan, masyadakat yang menjadj peserta tidak boleh percaya terhadap pihak-pihak yang mengaku bisa meluluskan tes CASN dengan menyerahkan sejumlah imbalan.

“Untuk masyarakat jika ada yang menjanjikan atau menawari atau sebagainya, itu saya pastikan bahwa itu penipuan. Bohong,” katanya.

Ia menjelaskan, dengan sistem yang ada saat ini, rekrutmen CPNS sudah mustahil disusupi tindakangan curang. Sistem seleksi begitu transparan dan bisa dipantau masyarakat luas sehingga sulit untuk dimanipulasi.

“Karena sistem sudah tidak memungkinkan lagi untuk seperti itu (berbuat curang-red). Daerah, termasuk pusat juga, karena semua pihak sudah tidak ada peluang untuk itu. Semua transparan, terus secara elektronik jadi ruang untuk macam-macam sudah tidak ada,” ungkapnya.

Pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk terus memperbarui modus-modus yang digunakan para calo yang kini dikatakannya semakin canggih. Dia mencontohkan, modus penipuan terkait rotasi dan mutasi pegawai di lingkungan Pemprov Banten yang sudah memaskan korban.

“Itu juga bagian dari fenomena yang ada sekarang jadi ada pihak-pihak yang mengatasnamakan kepala BKD. Mungkin juga mengatasnamakan yang lain yang bisa menjanjikan bisa mutasi, bisa menempatkan di tempat-tempat tertentu. Saya pastikan itu bohong,” paparnya.

Ia mengimbau, kepada para semua pihak yang berkepentingan dalam urusan kepegawiaan untuk selalu mengkonfirmasinya ke BKD. “Kalau yang mencurigakan konfirmasi dulu. (Soal kasus penipuan mutasi dan rotasi) Yang enggak percaya sempat konfirmasi,” imbuhnya.

Gubernur Banten Wahidin Halim (WH) mengatakan, bahwa seleksi CPNS sepenuhnya dilaksanakan oleh pemerintah pusat. Semua infrastruktur hingga SDM saat pelaksanaan tes seluruhnya dikelola oleh pemerintah pusat. “Enggak bisa apa-apa, gubernur eggak bisa ikut-ikutan,” tuturnya.

Diketahui, BKD Banten memastikan pelaksanaan tes calon aparatur sipil negara (CASN) di Banten akan dimulai sejak Sabtu (27/10). Pemprov bersama tujuh pemerintah daerah kecuali Kabupaten Serang akan menggelar tes tersebut di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Banten, Kabupaten Pandeglang hingga 9 November.

Pelaksanaan CAT sendiri akan diikuti oleh sekitar 40.000 orang. Mengingat jumlah peserta tes yang banyak, pelaksanaan tes dibagi per sesi. Satu sesi akan diikuti oleh 500 peserta dengan waktu tes selama 1,5 jam. Setiap harinya, dijadwalkan akan digelar lima sesi tes. (RUS)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: