Proyek SPAM PDAM di Malingping Dikeluhkan

Tampak sedimen lumpur dari pekerhaan SPAM PDAM yang menimbulkan pendangkalan pada saluram irigasi setempat, Rabu (24/10)***

CIJAKU, BANPOS – Pelaksanaan pembuatan sumur Intake yang berada Kampung Curug Rame, Desa Kadujajar, Kecamatan Malingping banyak meninggalkan sedimen lumpur. Akibatnya terjadi kedangkalan pada saluran air irigasi dan menghambat saluran air ke sawah penduduk.

Bucek Gempar, seorang warga mengaku, banyak pengaduan masyarakat terkait pengerjaan SPAM Cijaku.

“Coba itu lumpur menimbun saluran irigasi, jelas menghambat air ke persawahan. Ini kami banyak menerina keluhan yang datang dari masyarakat bahkan dari Kepala Desa soal pengerjaan yang tidak ada sosialisasi terlebih dahulu, padahal biasanya pihak dinas terkait, kontraktor, konsultan dan TP4D jika anggaran miliaran adakan sosialisasi dulu,, karena dampaknya ini merugikan,” ujar Bucek, Rabu (24/10).

Begitu pula dari hasil investigasi dari para pekerja pun ditemukan adanya keluhan.

“Waktu itu saya sempat bincang bincang-bincang dengan pekerja galian saluran dan masyarakat sekitar, yang intinya HOK atau upah terlalu minim. Sehingga warga sekitar meninggalkan dan tidak ada yang mau menjadi buruh disitu,” terang Bucek.

Pihaknya juga mengkritisi kontraktor yang mengatur kerja asal-asalan dan tidak bertanggungjawab terhadap lingkungan,

“Di sumur Intake Curug Rame, saya lihat bekas galian berupa lumpur dibiarkan, dan ini akan berdampak kepada pendangkalan sungai dan irigasi di sana,” paparnya.

Pebri, warga lainnya mengaku kecewa terhadap tim TP4D dikarenakan sebagai salah satu pengawas tidak respon terhadap persoalan tersebut.

“Saya sudah beri masukan terkait masalah lumpur, TP4D malah menjawab pengerjaan belum selesai, saya tanya masalah tidak adanya papan informasi, TP4D malah menjawab ‘inikan bukan proyek Rumah Susun harus banyak papan informasi, kan ini satu paket dan luas, ada kan yang disana’,” ujar Pebri meniru ucapan TP4D.

Di tempat terpisah, salah seorang pegawai PUPR SDA Provinsi yang tidak mau disebutkan namanya, mengulas masalah lumpur akan mengganggu terhadap debit air.

“Itu sedimen, gampang buat memperdalam mah, minimal menjaga agar seperti semula, itu kan fungsi untuk menjaga debit air, kalau debit air terganggu toh PDAM juga akan terganggu.” katanya.(WDO/IMI)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: