Sekitar 40.000 Peserta Bakal Ikut Tes Tertulis CASN

Komarudin.

SERANG, BANPOS – Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Banten berencana menggelar tes tertulis calon aparatur sipil negara (CASN) mulai Jumat (26/10). Ada sekitar 40 ribu peserta yang dinyatakan lolos seleksi administrasi dan berhak mengikuti tes tertulis melalui metode computer assisted test (CAT).

Kepala BKD Banten, Komarudin mengatakan, pemprov bersama tujuh pemerintah daerah kecuali Kabupaten Serang akan menggelar ujian tersebut Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Daerah (BPSDMD) Banten di Pandeglang.

“Kurang lebih 40.000-an (yang ikut tes) untuk tujuh instansi, 1 pemprov dan tujuh kabupaten/kota. Kalau pemprov pelamarnya ada 6.000 kemudian dan tidak memenuhi syarat sekitar 1.000an. Ada beberapa formasi yang tidak ada pendaftar, dokter spesialis ternyata yang meminati sedikit. Ini yang jadi pertanyaan juga, padahal kita butuh,” katanya.

Menurut Komarudin, pelaksanaan tes tertulis direncanakan pada 26 Oktober 2018. Namun, pihak BKD masih menunggu kepastian dari BKN (Badan Kepegawaian Nasional).

“Tapi itu tentatif karena fix (kepastian)-nya itu dari BPN. Dari hasil seleksi kita serahkan ke BKN dan BKN yang membuat jadwal,” katanya.

Mengingat jumlah peserta tes yang banyak, mereka akan dibagi per sesi. Satu sesi akan diikuti oleh 500 peserta dengan waktu tes selama 1,5 jam. Setiap harinya, dijadwalkan akan digelar lima sesi tes.

“Satu sesi 1,5 jam sehingga satu hari bisa lima sesi. Satu sesi kapasitas komputernya 500, berarti sehari lima kali lima, ya 2.500 peserta. Perkiraan kita tes memakan waktu sekitar 15 harian lah,” ungkapnya.

Untuk teknis lainnya, Komarudin mengaku kurang mengetahuinya karena seluruh infrastruktur pelaksanaan tes sepenuhnya ditanggung oleh pusat. Adapun peran BKD adalah hanya menyediakan tempat pelaksanaan tes.

“Komputer dari BKN yang 500 itu, termasuk pengawas segala macam dari sana. Kita hanya menyiapkan tempat. Kita pakai gedung tapi tetap ada tenda juga. Gedung di aula diklat, tetap tambahan tenda,” tuturnya.

Mengingat semua kebutuhan dari pusat, dia juga memastikan pengawasan tes akan berjalan dengan ketat. Dengan demikian kesempatan peserta untuk berbuat curang menjadi sangat kecil.

“Soal (tes) beda, kan ada beberapa puluh (paket) soal untuk satu jenis formasi. Sudah enggak ada kesempatan nyontek, sudah masing-masing. Hasilnya langsung kirim ke pusat,” ujarnya.

Pj Sekda Banten Ino S Rawita mengimbau, kepada para pelamar CPNS untuk mempersiapkan diri dengan matang. Dia juga meminta agar para pelamar benar-benar memperhatikan seluruh syarat pelaksanaan tes agar tidak gugur hanya karena alasan teknis. “Selamat berjuang kepada para peserta,” ujarnya.(RUS)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: