Masa Kampanye, Khatib di Banten Diminta Tidak Khutbah Politik

SERANG, BANPOS – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Banten mengimbau kepada para khatib untuk tidak memuatkan politik praktis dalam isi khutbahnya. Mengingat saat ini sudah mulai masa kampanye menjelang pemilihan umum (Pemilu) 2019.

“Saat ceramah jangan menimbulkan kegaduhan sesuai ajaran islam. Masjid tidak bisa terpengaruh apa apun jadi isinya yang lurus-lurus saja,” ungkap Ketua DMI Banten Rasna Dahlan, yang ditemui usai acara Pembinaan Pengurus DKM se-Provinsi Banten Dalam Mewujudkan Pemilu Damai tahun 2019, yang dilakukan di salah satu rumah makan di Kota Serang, Rabu (24/10/2018).

Ditegaskan Rasna Dahlan, sesuai Anggaran Dasar Rumah Tangga (AD/ART) DMI bahwa DMI ormas islam yang bersifat independen. Berdasarkan asas islam maka DMI diharapkan turut dan wajib mengamankan kebijakan pemerintah dari pusat hingga daerah termasuk pemilu agar rukun dan damai.

“Kita lakukan upaya jangan sampai memihak, tapi secara pribadi silahkan tapi secara lembaga tidak boleh bawa atribut DMI,” katanya.

Maka dari itu, pada kegiatan ini pihaknya mengundang para pengurus DKM, para dai dan khatib, untuk serta mendukung kebijakan pemerintah, termasuk dalam pemilu, agar pemilu tidak ada hal yang menimbulkan kegelisahan, dan keributan.

“Kita berikan arahan dan nasehat kalau ada yang nyelonong (memihak,red), ada konsekuensi dan nanti diingatkan kalau itu keliru,” katanya.

Ia mengaku, sampai saat ini masjid di Banten masih kondusif dan belum ada laporan apa pun. Untuk mengantisipasi yang tidak diharapkan, pihaknya juga menjalin sinergitas dengan pihak polda dalam mengawal kegiatan yang dikelola pemetintah.

Sekretaris DMI Banten Deni Rusli menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan informasi bagaimana mewujudkan pemilu damai, berintegritas dan demokratis, mulai dari tahap pemilu dari penentuan calon, dan rangkaian lainnya. Jangan sampai ada hal yang tak diinginkan.

“Maka saat ini diberikan edukasi, bagaimana upaya wujudkannya,” katanya. (PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: