Siswa SMK Bismillah Tewas Tenggelam di Situ Cibanten

SERANG, BANPOS – Nasib nahas dialami Johan (16) warga Kampung Siangrangrang, Desa Ujung Tebu, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Serang yang hilang saat mandi di kali Cibanten, Kampung Masigit, Desa Sukaberes, Kecamatan Ciomas, Sabtu (20/10). Setelah dilakukan pencarian siswa Kelas X SMK Bismilah, Kecamatan Padarincang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

Kapolsek Ciomas, AKP Evisman mengatakan sebelum mengalami musibah, korban bersama lima rekannya diketahui mandi di pinggir situ. Ketika itu, korban bersama lima temannya yang masih berseragam pramuka menaiki rakit. Saat bambu rakit itu berjalan ke tengah kolam, korban bersama satu rekannya terjatuh ke dalam kolam.

“Karena tidak bisa berenang, kedua pelajar langsung tenggelam,” ungkap Kapolsek dikonfurmasi melalui telepon.

Meski dua rekannya, tenggelam rekan-rekan korban yang masih berada di atas rakit tidak berani menolong. Peristiwa itu terlihat oleh Bripka Aguster dan Iptu Hery, personil Brimobda Banten yang kebetulan sedang melepas lelah setelah bersepeda.

“Dua personil Brimob ini langsung terjun ke dalam kolam untuk melakukan pertolongan. Dari dua korban yang tenggelam, satu diantaranya berhasil diselamatkan. Kedua korban dilarikan ke puskemas setempat,” jelasnya.

Untuk diketahui, Situ Cibanten ini merupakan kawasan wisata sumber mata air yang berada di kawasan hutan lindung di Kecamatan Ciomas. Situ Cibanten setiap harinya banyak dikunjungi warga, bahkan diakhir pekan banyak dikunjungi wisatawan luar daerah. Berdasarkan informasi warga, kedalaman kolam Cibanten antara lima hingga 10 meter. (LIN/AZM)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: