Gelar Pelantikan Pengurus, PWNU Akan Undang Ma’ruf Amin dan Said Agil

Pengurus Wilayah NU (PWNU) Banten / PANDJI

SERANG, BANPOS – Pengurus Wilayah NU (PWNU) Banten akan melaksanakan pelantikan bagi kepengurusan periode 2018-2023, pada Sabtu (13/10) nanti, di Alun-alun Barat Kota Serang.

Pelantikan yang direncanakan akan dihadiri oleh kurang lebih 10 ribu peserta tersebut akan dihadiri langsung oleh Ketua Pengurus Besar NU (PBNU) Said Aqil Siradj dan Mustasyar PBNU, Ma’ruf Amin.

Ketua Pelakasana Kegiatan Pelantikan, Ali Nurdin mengatakan, dalam kegiatan inti pelantikan, hanya akan dibacakan baiat pengurus saja. Akan tetapi, terdapat rangkaian acara yang lain, seperti penyerahan Kirab Nusantara Ansor dan juga istighosah serta ceramah kebangsaan.

“Kebetulan, rombongan Kirab Nusantara Banser pada Jumat (hari ini, red) akan sudah sampai di Merak, jadi nanti akan ada penyerahan bendera Kirab Nusantara Ansor dari Ketua PBNU ke rombongan di Serang,” ungkap Ali saat melaksanakan temu media di Kantor PWNU, Kamis (11/10).

Kegiatan ini didukung oleh beberapa elemen masyarakat, baik dari internal NU, pemerintah daerah dan juga aparat hukum.

“Kami juga berterimakasih sebesar-besarnya kepada Kapolda Banten yang sudah men support penuh,” terangnya.

Kehadiran Said Aqil sendiri, direncanakan akan melakukan pelantikan dan pembaiatan 105 pengurus PWNU Banten, sedangkan Ma’ruf Amin akan mengisi ceramah kebangsaan.

Meyikapi terkait adanya kemungkinan munculnya dugaan kampanye, dikarenakan sebagaimana diketahui, Ma’ruf Amin saat ini merupakan salah seorang peserta pemilihan presiden, Sekretaris PWNU Banten Amas Tadjuddin menegaskan, acar ini murni pelantikan dan bukan memberikan panggung kampanye.

“Kita sudah melakukan himbauan, dan meminimalisir agar tidak terjadi unsur-unsur kampanye, baik dari panitia maupun peserta,” tegas Amas.

Salah satu upaya untuk meminimalisir adanya pelanggaran kampanye, pengurus dan panitia telah melakukan konsultasi juga dengan Bawaslu Banten terkait kehadiran Ma’ruf Amin ini.

“Kita sudah pegang kisi-kisi agar tidak terjadi pelanggaran, karena ini murni ceramah kebangsaan. Termasuk juga kehadiran Gubernur Banten bukan dalam rangka kampanye juga,” terangnya.

Amas menyatakan, kepengurusan ini kedepannya akan fokus dalam melakukan sinergi kepada pemerintah daerah dan seluruh stakeholder yang ada, demi memperjuangkan kemaslahatan bangsa.

“Kita akan memperjuangkan hak-hak dasar. Sebab itu perlu sinergitas dengan pemerintah,” ujarnya seraya menyatakan, kehadiran Gubernur Banten, Wahidin Halim, selain sebagai tamu undangan, juga sebagai salah satu dewan penasihat PWNU yang akan dilantik.

Ketua PWNU Banten, Bunyamin mengatakan, proses pelantikan ini memang sedikit agak terlambat, dikarenakan pascakonferwil, dirinya yang terpilih menjadi ketua harus berangkat menunaikan ibadah Haji.

“Tapi proses persiapan panitia dan permohonan SK berjalan dengan cepat. Tanggal 23 September kemarin kami sudah dapat SK,” tandasnya. (PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: