Kafilah MTQ Asal Banten, KH Abdurrahman Makmun Meninggal Dunia di Medan

SERANG, BANPOS – Kabar duka datang dari rombongan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII asal Provinsi Banten yang diberangkatkan ke Medan, pasalnya salah satu pembina atas nama KH Abdurrahman Makmun (53) warga Kota Tangerang dikabarkan meninggal dunia, tidak lama setelah mendarat di Medan.

Kabar duka tersebut disampaikan Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy usai mengiktui upacara Hari Ulang Tahun (HUT) TNI di Alun-alun Kota Serang pada Jumat (5/10) pagi.

Andika mengungkapkan dirinya turut berduka cita atas kepergian salah seorang tokoh sekaligus pebimbing dalam kafilah MTQ Nasional yang baru saja dilepas secara langsubg oleh Gubernur dan Wakil Gubernur Banten tepat pada HUT Banten ke-18 di Banten Lama. Kendati demikian, hingga saat ini dirinya masih belum mengetahui secara terperinci penyebab meninggalnya KH Abddurahman Muin.

“Kalau informasi yang saya terima, beliau sebelum berangkat sudah sakit,” ujar Andika Hazrumy

Lantaran KH Abddurahman Muin menghembuskan nafas terkahirnya di Luar Provinsi Banten, maka pihaknya telah meminta kepada Sekretaris Daerah Provinsi Banten sekaligus Ketua Lembaga Pengembagan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten, Ino S Rawita untuk mengurus pemulangan jenazah hingga diterima oleh pihak keluarga di Kota Tangerang.

“Diurus oleh pak sekda baik untuk kepulangannya dan juga keperluan lainnya agar dapat segera dipulangkan ke Tangerang,” lanjutnya.

Meski kabar duka disampaikan oleh rombongan Kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XXVII asal Provinsi Banten namun dirinya berharap dan terus memberikan support kepada seluruh kafillah, khususnya kafilah Tahfidz 30 juzz dan tafsir yang telah dibimbibg almarhum.

“Mudah-mudahan Insya Allah tidak menurunkan mental para kafilah, karena ini merupakan salah satu takdir. Pak Gubernur kan akan langsung datang kesana memberikan support secara langsung agar dapat mempertahankan juara pada MTQ di Medan,” pungkasnya.

Senda diungkapkan Sekretaris 1 Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi Banten Dr. Ahmad Tholabi bahwa KH Abdurrahman Makmun sebelumnya telah mengeluhkan sakit pada bagian ulu hatinya tidak lama setelah rombingan kafilah MTQ Banten mendarat di Bandara Kualanamu, Medan.

Kemudian pihaknya langsung membawa almarhum ke Rumah Sakit terdekat yaitu Rumah Sakit Medistra Medan. Meski telah dibawa sesegera mungkin, namun kondisi almarhum belum juga membaik hingga pagi hari bahkan kondisibya terus menurun dan akhirnya meninggal dunia skitar pukul 7.30 waktu setempat.

“Semoga almarhum husnul khotimah, diterima iman Islamnya dan diampuni dosa-dosanya,” doanya untuk KH Abdurrahman Makmun.

Berdasarkan informasi yang berhasil diterima Banpos, sebelumnya pihak keluarga akan diterbangkan langsung menuju medan, namun karena dikhawatirkan akan memakan banyak waktu akhirnya dibatalkan dan diputuskan untuk menerbangkan jenazah almarhum KH Abdurrahman Makmun ke Banten. Jenazah almarhum KH Abdurrahman Makmun dikabarkan telah sampai di Bandara Soekarno Hatta pada Jumat (5/10) sore, untuk kemudian diserahkan langsung kepada pihak keluarga untuk dilakukan pemakaman. (DIK)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: