KPU Tetapkan DCT, Ratusan Caleg Siap Berebut Suara

KPU Kabupaten Tangerang menggelar rapat pelno penetapan DCT di salah satu rumah makan kawasan Cikupa, kemarin. FOTO ISTIMEWA

TIGARAKSA, BANPOS – KPU Kabupaten Tangerang telah menetapkan 695 calon anggota legislatif (Caleg) yang akan bertarung pada Pemilu 2019. Jumlah itu terungkap dalam rapat pleno penetapan Daftar Caleg Tetap (DCT) yang dihelat di salah satu rumah makan kawasan Talaga Bestari, Cikupa, Kamis (20/9).

Ketua KPU Kabupaten Tangerang Muhamad Ali Zaenal Abidin mengatakan, sebelum ditetapkan menjadi DCT, pihaknya telah mengumumkan 695 nama tersebut dalam daftar caleg sementara (DCS) dan menunggu masukan serta tanggapan dari masyarakat.

Namun, hingga batas waktu yang ditetapkan, ternyata tidak ada tanggapan tersebut. “Hari ini (kemarin, red) sudah kami tetapkan sebanyak 695, artinya jumlahnya tetap (sesuai DCS). Tidak ada caleg yang kami coret,” ungkapnya.

Ali membenarkan dari 695 caleg tersebut ada tiga berstatus anggota TNI, Aparatur Sipil Segara dan kepala desa. Namun ketiganya sesuai dengan persyaratan telah mengundurkan diri dari status mereka. “Semua sudah sesuai PKPU Nomor 20 tahun 2018,” tegasnya.

Selanjutnya, 695 caleg dari 16 partai politik di Kabupaten Tangerang itu akan bertarung memperebutkan suara pemilih di 6 daerah pemilihan dalam upaya meraih 50 kursi DPRD Kabupaten Tangerang.

Sementara itu, KPU Kota Tangerang menetapkan sebanyak 648 orang dalam DCT Pemilu 2019. Jumlah DCT tersebut berasal dari 15 partai politik yang sebelumnya telah ditetapkan dalam DCS. Komisioner KPU Kota Tangerang Banani Bahrul mengatakan, DCT ditetapkan setelah semua persyaratan sudah dipenuhi para Caleg.

Ia juga mengatakan, pasca DCS ditetapkan, pihaknya telah mengumumkan ke masyarakat untuk mendapatkan masukan atau pengaduan, namun hingga batas waktu yang ditetapkan, pengaduan tersebut tidak ada. “Tidak ada tanggapan masyarakat yang secara formal menyampaikan masukannya,” ujarnya Banani.

Saat DCS tersebut ditetapkan, lanjutnya, Bacaleg di Kota Tangerang berjumlah 650 orang. Namun dalam tenggang waktu menuju ditetapkan menjadi DCT, dua bacaleg dicoret, yaitu satu bacaleg Dapil 4 atas nama Budi Kristanto dari PDI P karena mengundurkan diri. Sementara bacaleg atas nama Anwar yang juga dari dapil 4 dicoret karena meninggal dunia.

“Bacaleg yang mengundurkan diri, parpol tidak dapat mengganti. Sementara yang meninggal dunia, parpolnya tidak mengajukan calon pengganti,” imbuhnya. Para caleg yang sudah ditetapkan dalam DCT bisa melakukan kampanye mulai 23 September 2018 hingga 13 April 2019.

Demikian juga KPU Kota Tangsel yang menetapkan 683 caleg dari 16 Parpol dalam DCT peserta Pemilu 2019. Ketua KPU Kota Tangsel Bambang Dwitoro menjelaskan, sebelum menetapkan DCT, pihaknya telah mencoret satu nama Bacaleg dalam DCS dikarenakan meninggal dunia.

Bambang menjelaskan para caleg di Tangsel tidak ada yang berstatus narapidana korupsi, bandar narkoba maupun pelaku kejahatan terhadap anak. Dalam rapat pleno penetapan DCT di kantor KPU Tangsel, dihadiri seluruh perwakilan parpol dan Bawaslu Tangsel, para peserta yang hadir juga telah membubuhkan tanda tangan dan cap berkas rapat pleno DCT sebagai tanda persetujuan.

“Mereka akan memperebutkan 50 kursi DPRD Tangsel. Sebanyak 418 merupakan Caleg laki-laki dan 265 caleg perempuan,” tandas Bambang.(TNC/ODI)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: