Bawa Kabur 1 Unit Sepeda Motor, Pria Asal Karawang Diamankan Polsek Banjar

Ilustrasi Curanmor / ISTIMEWAH

PANDEGLANG, BANPOS – Seorang pria berinisial A alias CN (31) Warga Kampung Kandayakan, Desa Dayeuh Luhur, Kecamatan Tempuran, Kabupaten Karawang. Diamankan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Kepolisian Sektor (Polsek) Banjar.

Pasalnya (CN) telah membawa kabur 1 unit sepeda motor milik seorang ibu berinisial N (40) warga Kampung Cileuksa RT. 007/001, Desa Bandung, Kecamatan Banjar-Pandeglang.

Peristiwa tersebut bermula pada hari Rabu 12 September 2018, sebelumnya pelaku meminta korban untuk mengantarkan ke wilayah Kabupaten Lebak dengan alasan menjenguk anaknya yang tengah sakit.

Lantaran korban sudah mengenal pelaku, sehingga korban tanpa ragu mengantarkan (CN) dengan menggunakan motor miliknya jenis Yamaha Jupiter MX dengan Nomor Polisi (Nopol) A 4774 JC.

Menyusul setelah 4 hari kemudian, secara tiba tiba, Isman mendapatkan kabar dari korban Minggu 16 September 2018. Isman adik ipar keluarga korban mengaku bahwa dirinya telah dihubungi oleh korban, informasi yang diperolehnya bahwa korban saat ini berada di Karawang dan meminta untuk dijemput pulang.

Selain itu korban juga memberikan informasi tambahan bahwa kendaraan unit sepeda motornya juga telah dijual oleh pelaku.

Setelah mendapatkan laporan tersebut, adik korban langsung memberitahukan kepada suami korban bahwa istrinya saat ini berada di Karawang. Setelah sang suami mengetahui istrinya berada di Karawang, dirinya pun langsung melaporkan peristiwa tersebut, ke Polsek Banjar.

Tanpa menunggu lama Satreskrim Polsek Banjar langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku pada Senin 17 September 2018.

Kanit Reskrim Polsek Banjar, Bripka Ibnu Majah SH mengatakan, pelaku diamankan di kontrakannya yang beralamat di Kampung Kelapa Dua, Kelurahan Karang Pawitan, Kecamatan Karawang, Kabupaten Karawang.

“Pelaku saat ini dititipkan di Mapolres Pandeglang, ancaman yang dikenakan pelaku dijerat Pasal 378 dan atau 372 KUHP dengan ancaman hukuman 4 tahun kurungan penjara,” katanya, Jumat (21/9).

Sementara itu korban (N) mengaku tidak sadar bahwa dirinya telah dibawa pergi ke Karawang, awalnya ia hanya berniat mengantar pelaku menjenguk anaknya yang berada di Kabupaten Lebak dan baru mengetahui bahwa ia berada di Karawang saat sudah setibanya disana.

“Saya tidak tau, pokoknya pas tahu sudah ada disana (Karawang),” kilahnya. (RUL/CR03)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: