Mahasiswa Diharap Kawal Pemilu Damai

Pemaparan Narasumber Diskusi Publik HMI (dari kiri kekanan) Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Banten Muhammad Samsul Hidayat, Kordinator Jaringan Rakyat Peduli Demokrasi (JRDP), Nana Subana dan Ketua Umum HMI Cabang Serang m Abu Jihad Amin.

SERANG, BANPOS – HMI Komisariat Ushulin, Dakwah dan Adab (Ushada) UIN Sultan Maulana Hasanudin (SMH) Banten mengadakan kegiatan diskusi publik yang bertemakan tentang mewujudkan pemilu damai 2019.

Dalam kegiatan tersebut, dihadirkan narasumber dari Koordinator Jaringan Rakyat Peduli Demokrasi (JRDP), Nana Subana, Ketua Umum HMI Cabang Serang, Abu Jihad Amin.

Kepada BANPOS, Nana menyatakan, kegiatan ini merupakan hal yang patut untuk dilakukan secara berkala da berkelanjutan oleh mahasiswa. Menurutnya, saat ini harapan kepada mahasiswa masih ada dalam rangka menjaga kualitas demokrasi dan pemilu di Indonesia.

“Walaupun ada anggapan 4 tahun kebelakang ini mahasiswa itu terkotak-kotakkan, tapi kita harus selalu dan mampu menaruhkan harapan kepada mereka. Karena itu hanya ulah dari segelintir oknum mahasiswa saja, selebihnya masih berjuang dan berbuat dengan ikhlas,” jelas Nana, Rabu (19/9/2018).

Ia menyampaikan, setidaknya terdapat tiga hal yang penting dalam rangka membentuk pemilu yang berkualitas dan damai, yaitu penyelenggara pemilu yang berintegritas, peserta pemilu yang juga berintegritas, dan kontrol dari masyarakat sipil.

“Mahasiswa itu adalah bagian dari masyarakat sipil. Kedepannya dapat saja penyelenggara pemilu seperti Bawaslu dan KPU bekerjasama dengan mahasiswa untuk mensosialisasikan kepada masyarakat terkait pemilu yang berkualitas dan damai,” tuturnya.

Terkait kondisi saat ini, Nana menyatakan memang belum sampai menuju kearah pemilu yang kacau (chaos, red). Akan tetapi, terlihat ada indikasi-indikasi yang menuju ke arah kekacauan tersebut. Hal ini dikarenakan terlihat meruncingnya gerakan-gerakan yang diluar dari isu keberpihakan terhadap calon saja.

“Jadi ada sekelompok orang yang memanfaatkan kondisi ini, sebab itu, mahasiswa dapat membantu dengan melakuka pendidikan politik kepada masyarakat dalam sosialisasi dan yang lainnya,” kata Nana.

Nana juga menegaskan, secara keterkaitan sendiri, HMI memiliki peran untuk mengawal pemilu, dikarenakan banyaknya alumni HMI yang menjadi penyelenggara pemilu.

Sementara itu, Ketua Umum Cabang Serang, Abu Jihad Amin menyampaikan, fokus diskusi ini adalah agar dapat memberikan pendidikan politik bagi mahasiswa agar dapat lebih semangat kembali kepada mahasiswa dalam turut serta mengawal demokrasi serta pemilu di Banten.

“Jadi nanti kedepannya mahasiswa juga akan memberikan sosialisasi kepada masyarakat terkait hak-haknya dalam pemilu, bukan cuma hanya ajakan mencoblos saja, tapi juga memberikan penjelasan terkait hak masyarakat,” kata Jihad.

Hasil dari diskusi ini nanti akan dicoba untuk diajukan kepada penyelenggara pemilu, khususnya untuk bekerjasama dalam memberikan sosialisasi dan pendidikan politik kepada masyarakat.

Ketua Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Banten, Muhammad Samsul Hidayat menyampaikan agar mahasiswa dan masyarakat sipil agar dapat menetralisir kondisi politik saat ini yang berkembang, khususnya di media sosial yang sudah mengarah kepada isu SARA. (PBN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: