Korban Tanjakan Emen Pertanyakan Bansos

Sekda Kota Tangsel Muhamad memimpin mediasi dengan keluarga korban Tanjakan Emen di Aula Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (13/9). FOTO TANGSEL POS

CIPUTAT TIMUR, BANPOS – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangsel, Muhamad memastikan pembayaran untuk tanah makam korban Tanjakan Emen Kabupaten Subang, Jawa Barat dialokasikan pada anggaran 2019.

Hal tersebut diungkapkan Muhamad saat pertemuan dengan Foum Silaturrahmi Keluarga Korban (FSKK) Tanjakan Emen di Aula Kelurahan Pisangan, Kecamatan Ciputat Timur, Kamis (13/9). pertemuan itu untuk membahas tindak lanjut peristiwa kecelakaan bus pariwisata di Tanjakan emen, Kabupaten Subang, Jawa Barat yang mengakibatkan 26 warga Tangsel meninggal dunia.

“Pembayaran akan dilakukan menggunakan anggaran di 2019, kenapa kita lama untuk membayarkan tanah makam ini, karena pengeluaran anggaran bansos untuk pemakaman ini harus melalui mekanisme dan prosedur yang ada,”ungkap Muhamad di hadapan perwakilan keluarga korban.

Muhamad, menjelaskan, FSKK menanyakan mengenai beberapa pertanyaan, salah satunya mengenai pembayaran tanah makam, dan pihak pemkot memang berjanji akan membayarkannya, namun kenapa lama, karena harus menempu mekanisme yang ada terlebih dahulu.

FSKK pun menanyakan mengenai rencana Pemkot Tangsel yang akan memberikan Bansos melalui Perwal No 49 tahun 2017 tentang pengelolaan hibah Bansos. Namun Muhamad menegaskan, Pemkot Tangsel tidak pernah menjanjikan bantuan itu.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Tangsel, Wahyunoto Lukman menjelaskan, dalam peraturan walikota no 49 ini tidak ada penjelasan mengenai bantuan untuk korban kecelakaan. “Dalam Perwal tidak menjelaskan mengenai korban kecelakaan, melainkan bantuan sosial untuk masyarakat korban krisis sosial, ekonomi, politik dan bencana alam, tidak ada untuk korban kecelakaan,” jelasnya.

Sementara Ketua FSKK, Aang Junaedi menjelaskan, sebelumnya Perwakilan Pemkot Tangsel, Heli Slamet menyatakan korban akan mendapatkan bantuan sosial sesuai Perwal. Namun hingga saat ini, bantuan tersebut tidak kunjung turun, sehingga pihaknya mempertanyakan ini.

“Setelah bertemu, jelas bahwa di perwal tersebut tidak menyatakan adanya bantuan, namun kami menyesalkan dengan pernyataan Pak Heli Slamet akan bantuan tersebut,”jelasnya. Untuk pertanyaan selanjutnya mengenai makam, Sekda Tangsel sudah menjawab, akan dibayarkan pada 2019 baik pada APBD murni maupun anggaran perubahan.(irm/odi/BNN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: