Abrasi Sungai Cimadur Ancam Pemukiman Warga

Tampak Pengikisan bantaran Sungai Cimadur yang mengancam pemukiman warga

RANGKASBITUNG, BANPOS – Pengikisan bantaran Sungai Cimadur tepatnya di Kampung Bayah Tugu, Desa Bayah Barat, Kecamatan Bayah terus terjadi. Akibatnya puluhan rumah yang berada di bantaran sungai Cimadur terancam lantaran tanah dipinggir sungai tergerus.

Kepala Desa Bayah Barat, Ridwan mengatakan, abrasi bantaran sungai Cimadur ini sudah berlangsung sekitar enam bulan terakhir. Bahkan, tiga rumah warga sudah hilang ditelan Sungai Cimadur akibat abrasi.

“Kondisinya sudah sangat mendesak untuk dilakukan penurapan atau di bronjong. Karena jika tidak rumah-rumah yang ada disekitarnya akan habis,” kata Ridwan, kepada BANPOS, Kamis (13/9).

Menurut Ridwan, pihaknya sudah melakukan upaya permohonan banguan pembangunan turap kepada pemerintah melalui SDA pada Balai Besar Provinsi Banten.

“Untuk memperkuat permohon kita sudah meminta rekomendasi dari BPBD Lebak yang nanti untuk kita berikan pada pihak balai besar,” terangnya.

Ketua RT Bayah Tugu, Dayat yang rumahnya saat ini terancam abrasi menuatakan, dia dan keluarganya selalu khawatir dan tidak bisa tidur nyenyak. Karena cemas longsor tiba- tiba.

“Kami harap pemerintah secepatnya menangani abrasi sepadan sungai Cimadur ini,” ujar Dayat. (FAD/SEP)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: