Sebabkan Bau Tidak Sedap, Warga Sepatan Demo Pabrik Bakso

Ratusan warga dari dua desa di Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang menuntut pabrik bakso menghentikan aktivitasnya karena limbah cair yang dihasilkan menimbulkan bau tak sedap, kemarin. FOTO IMRON/SATELIT NEWS

TANGERANG, BANPOS – Ratusan warga Kampung Utan Jati, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Kabupaten Tangerang, mendatangi pabrik produksi bakso di Kampung Minyak, Desa Jati Mulya, Selasa (11/9) sekitar pukul 10.30 WIB. Warga menuntut pemilik pabrik menghentikan aktivitas sebelum memperbaiki Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

Seorang warga Kampung Utan Jati, Desa Kedaung Barat, Kecamatan Sepatan Timur, Muhammad Sadan mengatakan, warga Kampung Utan Jati, Desa Kedaung Barat dan warga Kampung Minyak, Desa Jatimulya, selama ini merasa terganggu dengan limbah cair yang bersumber dari pabrik bakso tersebut.

Limbah cair tersebut, kata dia, menimbulkan bau tidak sedap disekitar pemukiman warga. Sebelum mendatangi pabrik, menurut Sadan, warga sudah berulangkali menyampaikan aspirasinya agar pemilik pabrik memperbaiki IPAL.

Namun peringatan warga tidak pernah digubris pemilik pabrik.Akhirnya, lanjut Sadan, warga dari Desa Kedaung Barat dan Desa Jatimulya mendatangi pabrik dengan spontan karena tidak tahan dengan bau limbah bakso.

“Tuntutan kami hanya satu, hentikan sementara aktivitas pabrik sebelum pemilik memperbaiki IPAL,” kata Sadan kepada wartawan, Selasa (11/9).

Menurut Sadan, kedatangan ratusan warga sempat dihalangi sejumlah keamanan yang melarang warga masuk namun warga tetap bersikukuh untuk masuk kedalam pabrik agar bisa bertemu langsung pemilik pabrik untuk menyampikan aspirasinya.

Akhirnya dengan bantuan anggota Polsek Sepatan dan apartur Kecamatan Sepatan Timur, perwakilan warga diperbolehkan masuk untuk bertemu dua orang kepercayan pemilik pabrik bakso.

“Pemilik pabrik sedang tidak ada. Kami hanya bertemu dua orang kepercayaannya,” ujar Sadan.

Sadan menembahkan, berdasarkan kesepakatan, kedua orang kepercayaan pemilik pabrik tersebutberjanji akan menghentikan operasional pabrik sebelum memperbaiki IPAL sesuai dengan aspirasi warga. Namun bila pemilik pabrik tidak komitmen dengan janjinya tersebut, warga bakal kembali mendatangi pabrik bakso tersebut.

“Kami akan datangi kembali pabrik bila tidak menepati janji untuk menghentikan aktivitas pabrik,” tandasnya.
Kapolsek Sepatan AKP I Gusti Moch Sugiarto mengatakan, ratusan warga mendatangi pabrik bakso karena tidak tahan dengan bau tidak sedap yang ditimbulkan aktivitas pabrik.

“Kami memfasilitasi warga untuk bisa bertemu dengan perwakilan pemilik pabrik.Berdasarkan hasil musyawarah, pemilik pabrik bersedia menghentikan aktivitas sebelum memperbaiki IPAL,” tandasnya.(ron/odi/BNN)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: