Jasad Seorang Nelayan Binuangeun Ditemukan

Ilustrasi Jasad Nelayan Ditemukan / ISTIMEWAH

LEBAK, BANPOS – Sesosok mayat ditemukan terdampar di antara pesisir pantai Talanca dan Karangnawing Desa Cilangkahan, dalam keadaan sudah mulai rusak, Selasa (11/9).

Berdasarkan informasi yang masih dihimpun, mayat itu bernama Mamat, salah seorang nelayan asal Desa Binuangeun Kecamatan Wanasalam yang sejak hari Jumat (07/09) lalu mengalami kecelakaan laut (laka) laut saat korban melaut dengan perahu kincang. Sedangkan seorang teman Mamat belum diketahui kebeadaannya.

Saepudin warga yang kebetulan ada di lokasi mengatakan, pihaknya melihat sosok mayat itu pada sekitar jam 15 sore, lalu dirinya memberi tahu warga lain.

“Itu awalnya saya lihat ada mayat tergeletak di pesisir pantai, sekitar Talanca-Karangnawing. Lalu saya kasih tau warga lain untuk segera mengevakuasi,” jelas Saepudin.

Sementara salah seorang kerabat korban mengaku, bahwa itu adalah jasad keluarganya yang hilnag sewaktu mencari ikan di laut lima hari lalu.

“Itu jasad Mamat, saudara saya warga asal Kampung Bocikar Binuangeun Desa Muara, ia adalah nelayan pencari ikan, ketika hilang sedang melaut dengan perahu kincang pada Jumat lalu,” ujar salah seorang kerabat korban kepada BANPOS, Selasa (11/9).

Menurutnya, kejadian Laka Laut itu terjadi karena perahu kincang yang ditumpangi korban tersebut diduga selain cuaca laut yang ekstrem perahu juga mengalami kehabisan bahan bakar.

“Kejadian diduga karena kehabisan bahan bakar, sehingga terbawa arus ombak ombak yang sedang ekstrim,” katanya.

Dikatakan pula, sedangkan satu teman korban belum diketemukan keberadaanya.

“Kalau perahunya sudah ditemukan, namun satu nelayan lagi yang diketahui kerabat Mamat bersama Mamatini belum ketemu,” jelasnya.

Sementara itu ketika dimintai konfirmasi, aparat dari Polsek Malingping membenarkan adanya temuan mayat itu, namun pihaknya tidak mau ikut campur karena bukan kewenangannya.

“Kami tidak ikut campur, TKP kejadian Laka Laut ada di wilayah hukum Binuangeun, ditemukan memang di wilayah hukum kami, akan tetapi jika kejadian Laka Laut itu merupakan kewenangan dari instansi Polair,” ujar salah seorang personil Polsek Malingping. (WDO/SEP)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: