Bambu Lebak Banyak Diminati Pasar

Tampak truk tengah akan melakukan pengiriman Bambu asal Lebak dari kawasan Cijaku ke Jakarta

MALINGPING,BANPOS – Permintaan hasil hutan jenis pohon kayu bambu asal Lebak dari luar daerah dilaporkan cukup tinggi. Pasalnya, ini ditenggarai karena persediaan bambu di Lebak masih berlimpah, pun kualitas hasil hutannya ini cukup bagus. Tidak heran, jika bambu asal Lebak itu terus diburu oleh para pengusaha dari luar daerah.

Salah seorang pengusaha bambu di Malingping kepada BANPOS mengaku setiap seminggu tiga kali dirinya selalu mengirim bambu dengan truknya ke daerah Karawang Jawa Barat.

“Bambu di kita itu banyak diminta dari luar, katanya bisa dibikin berbagai produk. Saya juga setiap hari selalu pesan bambu dari berbagai tempat, seminggu tiga truk selalu ngirim bambu ke Karawang,” ujarnya, Senin (10/9).

Dijelaskannya, bahwa dirinya selalu mencari hasil hutan jenis bambu ini hingga ke berbagai pelosok.

“Hampir setiap hari saya selalu datang ketiap pelosok memesan kepada petani untuk mencari bambu. Pokoknya mulai Cijaku, Cigemblong, Cihara, Munjul, Sobang, Lebak Gedong semua sudah didatangi,” kata Tatep.

Sementara Ade (35) salah satu pengusaha bambu asal Kampung Sukamaju Kecamatan Cibadak kepada wartawanmengatakan permintaan bambu ini dating dari Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Timur.

“Sampai saat ini jumlah permintaannya cukup tinggi, pembelinya berasal dari luar kota seperti dari Cirebon Jawa Barat, Jawa Timur dan DKI Jakarta. Dalam satu pekan saya bisa mengirim dua sampai tiga truck bambu ukuran 6 meter,” katanya.

Menurutnya, bambu yang telah dibeli dari tempatnya itu oleh para pembeli dijadikan sebagai bahan baku pembuatan mebeul seperti kursi, meja, ranjang tidur dan alat rumah tangga lainnya untuk di ekspor ke negara Eropa dan Dubai.

“Saat ini saya hanya mampu menjual bambunya saja, belum bisa memproduksi bahan hasil olahan bambu, ya, selain terbatas modal juga tidak ada tenaga ahli,” katanya.

Kata Ade, di Lebak ini ada tiga jenis bambu yang banyak diminati pasaran luar, yakni bambu jenis Mayan, Apus/bitung dan bambu hitam. (WDO/SEP)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: