Rupiah Anjlok, Bulog Pastikan Kestabilan Komoditas Pangan Masih Aman

Kesediaan Beras Bulog / ISTIMEWAH

SERANG, BANPOS – Kondisi anjloknya rupiah sampai Rp 14.800 dengan Dollar Amerika, Kepala Bulog Subdrive Serang, Renato Horison mengungkapkan, untuk menjaga kondisi moneter di Indonesia ini, salah satunya dengan menjaga tingkat inflansi, beras salah satu penyumbang inflansi yang punya pengaruh.

Untuk menjaga inflansi tersebut, bulog melakukan pelaksanaan ketersediaan pasokan dan stabilitas harga beras medium dan menjaga pasokan beras medium di pasar tetap ada dengan harga tetap dibawah HET. “Stok beras saat ini masih aman, ketahanan pangan aman sampai tujuh bulan kedepan,” ujarnya saat dihubungi Banpos, Kamis (6/9).

Menurut Renato, ada empat terkait menjaga inflansi, yakni ketersediaan aman, kelancaran distribusi, keterjaungkauan harga, dan komunikasi yang kondusif. “Biar tidak panik masyarakat, InsyaAllah Indonesia aman yang penting jaga tingkat inflasi,” jelasnya.

Dikatakan Renato, pasokan beras medium saat ini, pihaknya sudah menyalurkan melalui pedagang dipasar. Sedangkan pasar yang telah medapatkan pasokan beras medium yakni Pasar Induk Rau (PIR), Pasar Lama, Kota Serang dan Pasar Baru Cilegon.

“Pasokan yang telah dilakukan oleh bulog sampai dengan saat ini 63 ton, itu yg telah kami laksanakan, selain bersinergi dengan para pedagang, bulog juga bersinergi dengan BUMN lainnya, yakni pupuk Indonesia dan RNI,” ujarnya

Disinggung terkait dengan ada tambahan permintaan dari masyarakat dikarenakan banyak petani gagal panen, Renato mengungkapkan, pada Minggu akhir pada bulan Agustus, pihaknya terjadi peningkatan permintaan dari para pedagang hingga 5 sampai 6 persen. Sedangkan saat ini pihaknya masih melakukan penyaluran beras.

“Sesuai dengan surat Mendag penyaluran ini sampai dengan bulan desember 2018,” katanya. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: