Hari Kedua Serang Fair, Diisi Jalan Sehat Koperasi

SERANG, BANPOS – Usai dibuka oleh Walikota Serang Tb Haerul Jaman, Kamis (30/8) kemarin, kegiatan Kota Serang Fair 2018 dilanjutkan dengan agenda Jalan Sehat Koperasi yang dilaksanakan dalam rangka Hari Ulang Tahun Koperasi ke-71.

Agenda yang dimulai sejak pagi tersebut, diikuti oleh ribuan peserta yang terdiri dari pegawai pemerintahan, instansi vertikal, perbankan, hingga masyarakat umum se-Kota Serang.

Agenda jalan sehat sendiri dimulai dari halaman kantor Pemkot lama (Depan UIN Banten) dan finish di Alun-alun Barat Kota Serang.

Dalam sambutannya, Asisten Daerah (Asda) II Kota Serang Poppy Nopriadi menyampaikan tentang peran penting koperasi.

“Pembangunan koperasi mengalami kemajuan yang cukup mengembirakan jika diukur dengan jumlah koperasi, jumlah anggota, aktiva dan volume usaha. Pada masa sekarang secara umum koperasi mengalami perkembangan usaha dan kelembagaan yang mengairahkan. Namun demikian, koperasi masih memiliki berbagai kendala untuk pengembangannya sebagai badan usaha. Hal ini perlu memperoleh perhatian dalam pembangunan usaha koperasi pada masa mendatang,” ucapnya, Jum’at (31/8).

Usai memberikan sambutan, Poppy berkesempatan untuk mengundi kupon doorprize acara Jalan Sehat. Selain diisi dengan pembagian doorprize, acara jalan sehat juga diisi dengan hiburan dangdut.

Di hari kedua pelaksanaan Kota Serang Fair 2018, pada sore hingga malam hari rencananya akan diisi dengan kegiatan Ngopi Bareng Musisi oleh Komunitas Musisi (Kamus) Banten.
Puluhan Band ternama dari berbagai genre di Banten akan tampil memeriahkan kegiatan tersebut dan akan diselingi dengan kegiatan Serang Maghrib Mengaji.

Sebelumnya, rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang ke-11, diawali dengan agenda pawai budaya yang menampilkan beragam ciri khas mulai dari budaya hingga kearifan lokal yang menunjukkan identitas Kota Serang.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang selaku leading sector kegiatan pawai budaya menyampaikan, sebanyak 103 group atau kelompok terlibat dalam kegiatan tersebut, yang terdiri dari berbagai elemen yang ada di Kota Serang mulai dari komunitas, sanggar seni, organisasi pemuda dan masyarakat, instansi vertikal, perusahaan milik swasta maupun daerah, instansi pendidikan (universitas dan sekolah-red), hingga organisasi perangkat daerah (OPD) se-Kota Serang mulai dari tingkat Kelurahan, Kecamatan hingga Badan atau Kedinasan.

Usai kegiatan pawai budaya, rangkaian kegiatan HUT Kota Serang ke-11 dilanjutkan dengan acara pembukaan pameran Kota Serang Fair 2018 di Alun-alun Barat Kota Serang.

Dalam sambutannya, Walikota Serang Tb Haerul Jaman mengatakan, kegiatan Kota Serang Fair 2018 akan berlangsung selama lima hari mulai tanggaln0 Agustus hingga 3 September 2018.

“Pemerintah Kota Serang menargetkan Rp 7 Miliar dalam kegiatan Serang Fair yang digelar selama lima hari. Kami berharap rangkaian HUT Kota Serang ke-11 ini dapat memotivasi masyarakat agar ke depan Iebih kreatif dan punya inovasi yang dapat meningkatkan perekonomian dan pariwisata di Kota Serang,” ucap Jaman, Kamis (30/8).

la berharap, OPD dan intansi swasta dapat menampikan dan mempromosikan produk dan kinerjanya Iebih maksimal.
Sebab, lanjut Jaman, kegiatan ini dapat menunjang daya tarik para wisatawan luar daerah untuk berkunjung ke Kota Serang.

“Kedepan seluruh komponen masyarakat terus meningkatkan dan mengembangkan kreatifitasnya terutama seni dan budaya di Kota Serang Iebih baik. Dan itu yang harus dikemas oleh pemda agar pariwisata di Kota Serang punya nilai jual,” ucapnya

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perdagangan Industri Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (Disperdaginkop UKM) Kota Serang Akhmad Benbela menyampaikan, pagelaran Kota Serang Fair di laksanakan dalam rangka memperingati HUT Kota Serang yang Ke-11 tahun.

Dimana, lanjutnya, dalam pagelaran Kota Serang Fair tersebut, panitia membuka sebanyak 165 stand dari berbagai usaha.

“Selain dari stan Dinas namun ada juga dari BUMN, Perbankan, usaha UMKM dan Usaha Outomotif dan Perumahan,” ujarnya.

Benbela mengungkapkan, ada dua perusahaan di Kota Serang yang dapat mendongkrak perekonomian di Kota Serang yaitu usaha Otomotif dan usaha Perumahan. “Jadi saat ini, usaha yang dapat mendongkrak perekonomian di Kota Serang adalah usaha Otomotif dan usaha Perumahan,” jelasnya.

Ia juga mengatakan bahwa, dalam pagelaran Kota Serang Fair tahun 2018 ini pihaknya menargetkan pencapaian sebesar Rp 7 Miliar. “Kalo target sih sekitar Rp 7 Miliar, namanya juga target bisa lebih besar bisa lebih kecil,” ucapnya. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: