Siap Edukasi Warga Banten, Ratusan Kader JKN-KIS Dikukuhkan

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Sofyeni, saat memberikan pembekalan kepada kader JKN-KIS, di D’Wiza Resto, Cipocok Jaya, Kota Serang Banten, Rabu (29/8/2018).

SERANG, BANPOS – Sebanyak 210 kader Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS), siap turun ke lapangan guna menjadi kepanjangan tangan BPJS Kesehatan di lapangan untuk sosialisasi secara langsung kepada masyarakat, mengingatkan dan menagih peserta penunggak iuran langsung door to door.

Kader tersebut nantinya akan menyisir masyarakat wilayah Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Serang, Kabupaten Pandeglang dan Kabupaten Lebak.

Hal tersebut disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Sofyeni, disela kegiatan pembekalan kader JKN-KIS, di D’Wiza Resto, Cipocok Jaya, Kota Serang Banten, Rabu (29/8/2018).

“Dengan adanya kader JKN-KIS ini, diharapkan akan membantu masyarakat dalam memperoleh informasi terkini akan program JKN-KIS, serta memastikan peserta senantiasa membayar iuran tepat waktu. Bagi BPJS Kesehatan pembentukan Kader JKN-KIS adalah sebagai upaya memperluas dan meningkatkan jumlah kepesertaan serta meningkatkan kolektabilitas iuran BPJS Kesehatan,” ungkap Sofyeni.

Sofyeni menambahkan, nantinya para kader JKN-KIS akan melakukan kunjungan, terutama untuk mengingatkan peserta JKN-KIS terhadap kewajiban dalam membayar iuran setiap bulannya.

Para kader merupakan hasil seleksi dan harus mengantongi rekomendasi dari desa/kelurahan. Mereka diberi data yang sifatnya rahasia, bekerja menyisir peserta yang memiliki tunggakan iuran di lingkungannya masing-masing.

“Kami pastikan kader hanya memungut iuran di lingkungan sendiri sehingga dikenal oleh masyarakat. Masyarakat juga perlu teliti saat didatangi karena kader ini resmi, kami juga tidak ingin kegiatan ini dimanfaatkan pihak tak bertanggungjawab dan dipakai aksi penipuan,” ujarnya.

Selain itu kader JKN-KIS juga dibekali pelatihan terkait Payment Point Online Bank (PPOB) yang artinya sistem pembayaran online dengan memanfaatkan fasilitas perbankan, seperti pembayaran tagihan BPJS, PLN, TELKOM, PDAM, pembayaran tagihan cicilan motor, tagihan kartu kredit, pembayaran tagihan TV dan lain-lain.

“Kegiatan ini memberi kemudahan dalam pembayaran dan pengaktifan kembali kepesertaan yang sebelumnya terdapat tunggakan “Kader JKN akan memberikan arahan-arahan dan petunjuk, termasuk pembayaran karena kader JKN ini juga sudah bersinergi dengan pihak PPOB,” tuturnya.

Maksimal tunggakan yang ditagih sebesar iuran 12 bulan ditambah 1 bulan berjalan. Banyak saluran yang bisa dipakai peserta untuk membayar iuran, bisa lewat bank yang bekerjasama, Kantor Pos, hingga gerai minimarket.

“Dengan berjalannya program kader JKN-KIS ini akan menjadi salah satu upaya kami dalam mewujudkan cakupan semesta peserta JKN-KIS,” pungkasnya. (RUL)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: