Akan Berlangsung Selama 5 Hari, Serang Fair 2018 Siapkan 160 Stand

Kepala Disperindagkop Kota Serang, Ahmad Benbela (tengah) saat menggelar konferensi pers di kantornya, (23/8). Herlin Saputra//Banpos.

SERANG, BANPOS – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Serang yang ke-11, Pemerintah Kota (Pemkot) Serang melalui Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) Kota Serang akan menggelar Pameran Serang Fair, dengan tema ‘Goverment, Trade, Tourism, and Culinarry’.

Kegiatan tersebut rencananya akan di laksanakan di Alun-alun Barat Kota Serang pada tanggal 30 Agustus hingga 3 September 2018 mendatang. Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Disperindagkop Kota Serang, Ahmad Benbela saat menggelar konferensi pers, Kamis (23/8) di kantornya.

“Sebagai leading sektor dari kegiatan ini, kami telah melakukan beberapa persiapan, seperti melakukan sosialisasi kepada OPD dan instansi-instansi vertikal yang ada di wilayah di Kota Serang untuk ikut berpartisipasi dalam memeriahkan Kota Serang Fair 2018,” ucapnya.

Benbela juga mengatakan, bahwa agenda kegiatan Serang Fair 2018, dilaksanakan sebagai sarana untuk menampilkan potensi daerah dan berbagai prestasi yang sudah di raih oleh Kota Serang melalui OPD yang ada di Kota Serang, juga menampilkan kegiatan yang akan dilaksanakan, oleh Kota Serang selama beberapa waktu kedepan.

“Sebagai wadah sosialisasi kepada masyarakat, tentang apa yang telah kami lakukan dan apa yang akan dilaksanakan di depan, sehingga masyarakat tahu pembangunan kota serang sudah sejauh apa, dan masyarakat bisa memberikan masukan-masukan melalui kotak saran yang di sediakan oleh setiap OPD yang ikut di serang fair ini,” ujarnya.

Benbela menambahkan, untuk kegiatan Serang Fair 2018 ini pihaknya telah menyiapkan sebanyak 160 stand yang terdiri dari stand OPD dan BUMN, Pasar Pertanian, Kuliner, Pasar Murah dan Great Sale, hingga UMKM dan Perdagangan lainnya.

“Tentu saja selain diisi oleh OPD yang ada di kota serang, juga akan dimeriahkan oleh beberapa instansi vertikal, mulai dari ukm, perumahan, perbankan, juga beberapa organisasi yang ada di Kota Serang. Bahkan dalam acara Kota Serang Fair 2018 ini juga akan diikuti oleh 6 Kabupaten/Kota dari luar daerah (Banten-red),” jelasnya.

Benbela melanjutkan, bahwa akan ada penilaian kepada setiap stand yang ikut, yang akan dinilai melalui kriteria yang sudah ditetapkan oleh Dewan Juri yang sudah profesional di bidangnya.

“Reward itu berupa piagam dan piala walikota, untuk juara 1, 2, 3 dan harapan 1 dan harapan 2, yang akan di berikan saat penutupan,” ungkapnya.

Pihaknya berharap, pelaksanaan Serang Fair 2018 nanti tidak hanya menjadi sarana yang menampilkan potensi usaha dan daerah saja, akan tetapi juga bisa menjadi sarana untuk menarik peluang investasi.

“Tentu saja ini merupakan peluang bagi produk-produk unggulan di kota serang, sehingga bisa di kenal oleh masyarakat luas,” tandasnya.

Perlu diketahui, Kota Serang Fair merupakan event tahunan Pemkot Serang yang dapat dijadikan sebagai sarana promosi produk atau jasa unggulan kerajinan dan wisata nusantara dalam rangka menjawab tantangan di era globalisasi.

Persaingan dan besarnya peluang usaha pada bisnis yang berbasis kerajinan, mendorong masyarakat Indonesia, berupaya untuk terus berkarya, dan meningkatkan kualitas dalam rangka mendukung pertumbuhan industri kerajinan Indonesia.

Untuk itu, demi suksesnya kegiatan Kota Serang Fair 2018 yang akan digelar, dan demi tercapainya semua harapan yang tertuang, dalam hal ini Pemkot Serang mengharapkan bantuan dari Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia, Pemerintah Kabupaten/Kota, Perbankan, dan Perusahaan Swasta, agar ikut berpartisipasi sebagai peserta pada kegiatan Kota Serang Fair 2018. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: