20 Siswa Terpilih Asal Provinsi Banten Ikuti Ajang SMN 2018

Sebanyak 20 siswa asal Provinsi Banten yang akan saling bertukar informasi dan budaya dengan sejumlah siswa lain se-nusantara di Kalimantan Selatan, saat berfoto bersama Pemerintahan Provinsi Banten di Pendopo Gubernur Banten pada Selasa (14/8) / DIKA

SERANG, BANPOS – Sebanyak 20 siswa asal Provinsi Banten akan saling bertukar informasi dan budaya dengan sejumlah siswa lain se-nusantara di Kalimantan Selatan, dalam program Siswa Mengenal Nusantara 2018 yang diinisiasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Sebelum diberangkatkan menunju Provinsi Kalimantan Selatan, ke 20 siswa disambut Plh Sekretaris Daerah (Sekda) Banten, Ino S Rawita di Pendopo Gubernur Banten pada Selasa (14/8) kemarin. Ino mengungkapkan BUMN memiliki peran penting dalam meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Provinsi Banten.

“Berkat adanya BUMN kita akan memberangkatkan anak-anak kita ke Kalimantan Selatan, oleh karena itu saya berharap BUMN tidak sungkan untuk terus mengembangkan program ini di Banten,” ujar Ino S Rawita.

Peran penting BUMN dalam peningkatan SDM di Provinsi Banten khususnya dalam bidang Pendidikan sangat diperlukan, meski saat ini Pemerintah Provinsi Banten dibawah kepemimpinan Wahidin Halim dan Andika Hazrumy telah menggeratiskan biaya pendidikan ditingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), namun kehadiran BUMN tentu saja dapat membantu meningkatkan kualitas Pendidikan di Provinsi Banten.

Dalam acara pelepasan yang juga di hadiri oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten E Kosasih Samanhudi, Direktur Perencanaan Pengembangan dan Teknologi Informasi (Renbang TI) BUMN Faisal Rahman, Direktur Sumber Daya Manusia (SDM) PT. Krakatau Steel Rahmat Hidayat, Direktur Utama Perusahaan Umum Perikanan Indonesia (Perum Perindo) Risyanto Swanda dan Kepala PT. Taspen Cabang Serang Iwan Junaedi tersebut, Ino berkesempatan pemasangan jaket kepada beberapa perwakilan siswa/siswi sebagai tanda pelepasan agar siswa dapat saling bertukar informasi dan mengenalkan budaya Banten di tingkat nasional.

Pada kesempatan tersebut, Direktur Renbang TI Faisal Rahman mengucapkan terimakasih kepada Pemprov Banten yang telah mendukung kelancaran program ini, dan berharap akan membuat hasil yang baik bagi bangsa dan Negara. Faisal mengungkapkan bahwa kegiatan SMN yang diinisiasi oleh BUMN ini merupakan kegiatan yang setiap tahun dilakukan dalam program Hadir Untuk Negeri di 34 provinsi seluruh Indonesia dan dilakukan setiap bulan Agustus.

“Tujuan kami adalah untuk menanamkan rasa bangga untuk bangsa yang memiliki keragaman dan kekayaan Nusantara melalui kegiatan pertukaran informasi dan kebudayaan,” ujar Faisal.

Secara teknis Panitia BUMN Hadir Untuk Negeri (BHUN) 2018, Iwan Junaedi menyampaikan bahwa terdapat 20 dari 32 siswa yang lulus tes untuk mengikuti program ini. Di dalamnya terdapat 3 siswa dari Sekolah Luar Biasa (SLB) dengan pendamping 1 guru teladan dan 1 guru dari SLB dan 1 pendamping dari Dindikbud Provinsi Banten. Panitia BHUN menyampaikan bahwa kegiatan SMN ini sudah dilakukan sejak Senin kemarin dengan kegiatan pembekalan.

“Hari ini setelah dilakukan pelepasan oleh Sekda, maka siswa-siswa ini akan memulai kegiatannya di Kalimantan Selatan (Kalsel) dan bersamaan dengan hal tersebut siswa/siswi yang berasal dari Kalsel akan diterima di Banten pukul 08.00 WIB di Bandara Soekarno Hatta,” pungkasnya.

Iwan menyatakan bahwa siswa/siswi peserta SMN yang berasal dari Banten dan Kalsel akan dipertemukan di Perum Perindo yang selanjutnya akan mengikuti rundown kegiatan yang ada. Iwan mengungkapkan bahwa program SMN akan berakhir pada tanggal 21 Agustus 2018 dan akan kembali ke provinsi masing-masing. (DIK/RED)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: