Pilkada Kota Serang Tidak Transparan

Ketua TPS 03, Supriyatna saat menandatangani hasil penghitungan suara, (27/6). Herlin Saputra//Banpos.

SERANG, BANPOS – Pilkada Kota Serang dianggap tidak transparan, hal ini dikarenakan banyaknya penolakan dari PPK dalam memberikan hasil rekapan dari pemungutan suara Pilkada Kota Serang.

Demikian yang disampaikan oleh Koordinator Penelitian Transparansi Kota Serang HMI MPO, Diebaj Ghuroofie Dzillil Hub kepada BANPOS.

“Kami mengirimkan beberapa kader untuk ikut memantau hasil, namun sayangnya sebagian besar ditolak oleh PPK,” ujar Diebaj, Rabu (27/6/2018).

Menurutnya, ia mendapatkan data, adanya instruksi untuk tidak memberikan hasil penghitungan di tiap-tiap kelurahan kepada siapapun.

“Ini lucu, kalau tertutup begini, bagaimana masyarakat bisa mengawal hasilnya,” tegas Diebaj.

Hasil quick count dari lembaga survei yang ada menyatakan selisih pemenang dengan peringkat selanjutnya sangat tipis, sehingga dikhawatirkan akan terjadi operasi politik yang kasar.

“Kami bukan suudzon, tapi selisih dibawah angka 3 persen itu sangat genting, dan dikhawatirkan ada upaya untuk merubah data yang ada,” ujarnya.

Sebab itu ia meminta, KPU segera merilis hasil real count yang melalui scan.

“Di website KPU tidak ada hingga saat ini,” ucap kader HMI MPO Cabang Serang tersebut. (PBN)

 

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: