Cantik, Buya dan Aje Kendor Adu Gagasan Pendidikan dan Kesehatan

 

SERANG, BANPOS – Tiga Pasangan Calon (Paslon) Walikota Serang dan Wakil Walikota Serang beradu gagasan tentang problematika pendidikan dan kesehatan yang berada di Kota Serang. Masing-masing paslon saling melontarkan janji-janjinya kepada masyarakat jika terpilih.

Untuk paslon nomor urut satu yang berjargon Kota Serang Cantik, Vera Nurlaela-Nurhasan mengatakan, tentunya permasalahan pendidikan dan kesehatan yang memang terjadi di Kota Serang ini yang perlu dijadikan perhatian masyarakat kedepan.

“Kedepan terkait dengan akses menegemen dan mutu baik itu pendidikan dan kesehatan, namun kami mempunyai atau menawarkan program untuk kota serang belajar. Dimana kota serang belajar itu merupakan program dari subtansi dari pemerataan guru di sekolah,” ucap Calon Walikota Serang nomor urut satu, Vera Nurlaela.

Jadi, kata dia, akses harus terlayani, menejemen juga harus diperbaiki dan juga mutu kualitas pendidikan dari mulai daerah pinggiran atau kota harus sama. Karena pendidikan merupakan hal yang utama bagi meningkatnya kualitas hidup generasi muda.

“Kemudian, juga kesehatan. Kesehatan hal yang paling mendasar agar manusia dapat semua melakukan aktivitasnya dan itu kita juga memiliki program ketuk pintu, dimana program ini adalah langsung petugas melayani langsung kemasyarakat. Apakah masyarakat atau keluarga itu memiliki permasalahan-permasalahan baik gizi ataupun permasalahan kesehatan lain, ibu hamil dan lain sebagainya, kita akan adakan pemerataan,” ucap Vera

Selain itu, paslon nomor urut satu ini akan terus melakukan peningkatan kesehatan untuk masyarakat.

“Karena kedepan kita akan menggalangkan posyiandu atau ibu-ibu PKK serta masyarakat Kota Serang agar bisa memperhatikan kesehatan,” tambah Calon Wakil Walikota Serang nomor urut satu, Nurhasan.

Sedangkan program tentang kesehatan yang dijanjikan oleh paslon nomor urut dua yang memiliki jargon BUYA, Samsul Hidayat-Rohman mengatakan, permasalahan yang krusial di Kota Serang ini, awalnya tidak percaya bahwa ada 513 sekolah SD, 133 SLTP dan 113 SLTA siswa putus sekolah.

“Saya pikir ini zaman sudah merdeka dan sudah maju namun sangat menyedihkan pendidikan di Kota Serang ini. Sehingga, solusi yang kita tawarkan untuk Kota Serang ini adalah menggulirkan dana bos daerah sebagai tambahan dana BOS yang sudah di gulirkan dana dari pusat,” kata Calon Walikota Serang nomor urut dua, Samsul Hidayat

Kemudian yang kedua, dirinya akan memperhatikan pendidikan agama, oleh karenanya dirinya akan memberikan dana hibah pada pesantren dan juga madrasah diniyah. Yang selanjutnya, masih kata Samsul, untuk menangani hal tersebut pihaknya akan menyediakan beasiswa, terutama siswa yatim, tidak mampu atau duafa dan siswa berprestasi.

“Kemudian kita akan mendirikan bording school sebagai solusi dari pada siswa yang putus sekolah saat ini,” kata Samsul

Untuk kesehatan, masih kata Samsul, di Kota Serang ini sangat menyedihkan karena prepalensi kekurangan gizi sebanyak 2154 dan data yang sudah disebutkan tinggal solusinya adalah memberikan jaminan pembiayaan kesehatan bagi warga yang tidak mampu.

“Untuk kualitas pelayanan kami akan mengakreditasi seluruh puskesmas yang ada di Kota Serang, karena dari 16 puskesmas yang ada di Kota Serang baru 3 yang baru terakreditasi. Kemudian kita akan melakukan penguatan uji dan jaringan puskesmas, puskesmas keliling, menyediakan mobil ambulance satu unit disetiap kelurahan,” tambah Samsul

Sedangkan paslon nomor urut tiga yang berjargon Aje Kendor, Syafrudin-Subadri Usuludin menjanjikan bahwa pihaknya akan menata ulang tentang masalah pendidikan yang memang belum memenuhi standar nasional. Kemudian juga bangunan atau fasilitas-fasilitas yang ada di sekolah dari SD sampai SMP, sarana sekolah akan di lengkapi.

“Memang di kota serang ini antara pendidikan dan kesehatan masih banyak PR-PR yang harus diselesaikan, terutama dibidang pendidikan permasalahan yang mendasar dikota serang ini banyaknya angka anak putus sekolah. Angka anak putus sekolah ini ada tiga hal, yakni dari anaknya, orang tua dan fasilitasnya,” kata Calon Walikota Serang nomor urut tiga, Syafrudin.

Sedangkan untuk kesehatan, pihaknya akan memberikan kemudahan kepada seluruh warga Kota Serang untuk meningkatkan puskesmas.

“Terkait dengan kesehatan kita ketahui bersama, sesungguhnya Kota Serang sudah memiliki puskesmas dan alhamdulilah kemarin DPRD dengan Pemkot Serang telah membangun rumah sakit umum Kota Serang. Tentu dengan sekalipun puskesmas itu belum sepadan dengan kebutuhan yang ada tentu akan kami tingkatkan kedepan, memberikan kemudahan kepada seluruh warga Kota Serang,” tambah calon wakil walikota serang nomor urut tiga, Subadri Usuludin.

Sebelumya, ketua KPU Kota Serang, Heri Wahidin mengatakan, debat publik yang terakhir ini untuk bisa dimanfaatkan dan dimaksimalkan untuk menyampaikan visi misi dan program kerja oleh ketiga paslon.

“Kita harapkan pemilih Kota Serang, untuk menyaksikan kesempatan terakhir ini karena masyarakat harus tahu tentang visi misinya sehingga ketika sudah terpilih menjadi walikota warga tahu programnya,” kata Heri, Jumat (22/6).

Heri juga mengingatkan bahwa pada Tanggal 24-26 Juni 2018. Itu masa tenang. Jadi pada tanggal tersebut ada beberapa hal yang tidak boleh dilakukan. “Seperti kampanye dengan menggunakan metode apapun, mempengaruhi pemilih, mempengaruhi hak suara tidak sah dan mempengaruhi untuk memilih calon tertentu dan tidak memilih calon tertentu,” ujarnya

Ia juga mengajak kepada masyarakat Kota Serang untuk terus menjaga kondusifitas tetap aman dan lancar. “Hak pilih bapak dan ibu bisa disalurkan pada tanggal 27 Juni, karena pilkada mentukan kemajuan Kota Seramg,” ujarnya. (CR-01)

Leave a Reply

%d blogger menyukai ini: